Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rusia Mengancam Tidak akan Perpanjang Kesepakatan Perdagangan Inisiatif Biji-bijian Laut Hitam

📅 Jumat, 19 Mei 2023, 14:25 WIB | Oleh:
Rusia Mengancam Tidak akan Perpanjang Kesepakatan Perdagangan Inisiatif Biji-bijian Laut Hitam Doc: Istimewa
Ket. Pekerja memuat biji-bijian di pelabuhan biji-bijian di Izmail, Ukraina, baru-baru ini.

MOSKOW - Rusia pada Kamis (18/5), mengatakan bahwa perpanjangan kesepakatan perdagangan Inisiatif Biji-bijian Laut Hitam terbaru, akan menjadi yang terakhir jika Barat tidak mencabut berbagai sanksi ekonomi.

Moskow memperbarui ancaman untuk membiarkan kesepakatan itu berakhir jika kekuatan Barat tidak memenuhi tuntutannya untuk mencabut sanksi tertentu yang dijatuhkan pada Moskow.

Dilansir oleh Cable News Network (CNN),
Rusia telah menyetujui perpanjangan kesepakatan selama dua bulan, yang dianggap penting untuk mengatasi kelaparan dunia, mulai minggu ini hingga 17 Juli.

Moskow kerap mengeluh bahwa meski kesepakatan itu memungkinkan Ukraina mengekspor biji-bijiannya melalui pelabuhan Laut Hitam, ekspornya sendiri terhambat oleh sanksi Barat. Kesepakatan dengan PBB untuk membantu memfasilitasi pengiriman Rusia belum membuahkan hasil.

Kementerian Luar Negeri Rusia menegaskan bahwa tidak akan ada pembicaraan untuk memperluas kesepakatan lebih lanjut kecuali mendapat konsesi.

"Federasi Rusia mengingatkan AS, Inggris, dan UE tentang perlunya pencabutan sanksi sepihak terhadap pupuk dan makanan Rusia; bahkan sumbangan pupuk Rusia ke negara-negara termiskin terus menghadapi pemblokiran karena sanksi," bunyi pernyataan kementerian itu.

Kesepakatan biji-bijian menjadi penting pertama-tama setelah Rusia melancarkan perangnya di Ukraina. Menyusul invasi besar-besaran, Moskow memblokade ekspor dari pelabuhan utama Laut Hitam Ukraina, termasuk Odesa, Chornomorsk, dan Pivdennyi.

Tindakan itu telah menghentikan pengiriman jutaan ton biji-bijian Ukraina ke negara-negara yang mengandalkannya, sampai Perserikatan Bangsa-Bangsa(PBB) dan Turki membantu menengahi kesepakatan tersebut.

Menurut Duta Besar Ukraina untuk Turki, Vasyl Bodnar, perpanjangan saat ini tidak memenuhi permintaan luar Rusia.

"Yang coba dilampirkan Rusia saat ini adalah isu terkait pipa amoniak, isu terkait pencabutan sanksi terhadap bank dan organisasi yang terlibat dalam perdagangan biji-bijian dan pupuk. Masalah ini masih dalam pembahasan," ujarnya.

Dia menegaskan, prakarsa biji-bijian ada secara terpisah dari tuntutan Rusia, yang berada di antara Kremlin dan kepemimpinan PBB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.