Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKKBN Minta Pemkab Brebes Perkuat Kerja Sama dalam Entaskan 'Stunting'

📅 Selasa, 16 Mei 2023, 01:59 WIB | Oleh:
BKKBN Minta Pemkab Brebes Perkuat Kerja Sama dalam Entaskan 'Stunting' Doc: ANTARA/HO-BKKBN
Ket. Kepala BKKBN Hasto Wardoyo ketika menghadiri Sosialisasi dan KIE Percepatan Penurunan Stunting dan Penyerahan Bantuan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di Aula Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes di hari Minggu (14/5).

JAKARTA -- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) meminta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes untuk memperkuat kerja sama dengan multisektor dalam mengentaskan masalah stunting.

"Target pertama dalam atasi stunting sesuai pesan Presiden adalah stunting turun di bawah 14 persen secara nasional di tahun 2024. Diperlukan komitmen dan kerja sama dari seluruh stakeholder, termasuk sektor swasta dan kelompok-kelompok masyarakat," kata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin.

Ketika menghadiri Sosialisasi dan KIE Percepatan Penurunan Stunting dan Penyerahan Bantuan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di Aula Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes di hari Minggu (14/5), Hasto mengatakan gotong royong mampu mempercepat capaian dari program gerakan penimbangan, gerakan makan telur dan protein hewani lainnya.

Sikap gotong royong tersebut patut untuk dioptimalkan dalam upaya penurunan stunting melalui kampanye nasional dan komunikasi perubahan perilaku, konvergensi, koordinasi, dan konsolidasi program pusat hingga desa.

Dengan demikian pemantauan terkait gizi keluarga dan ketahanan pangan di Indonesia bisa lebih terevaluasi. Ia juga menilai gotong royong bisa mendorong revolusi perilaku hidup yang lebih sehat dan bersih, sehingga tidak ada lagi kelahiran anak stunting lainnya.

Sebab berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022 menunjukkan jika prevelensistunting di Jawa Tengah pada 2022 berada pada 20,8 persen,, sementara Brebes sudah berada pada angka 10 persen.

Hasto berharap capaian ini bisa membuat pemerintah setempat lebih memfokuskan diri untuk menggencarkan sosialisasi dan KIE soal percepatan penurunan stunting.

"Brebes jumlah baduta yang stunting ada 3.000, berati jauh di bawah 14 persen, sedangkan untuk Balitanya hanya 11.000 lebih sedikit. Dengan demikian merupakan capaian luar biasa yang dilakukan Brebes," ujarnya.

Pj Bupati Brebes Urip Sihahudin menyatakan jajarannya sudah berupaya melalui program Gerakan Atasi Stunting Peduli Donasi Telur (Gaspol) sebagai bentuk kerja sama multisektor yang menjadi kunci keberhasilan menurunkan angka stunting.

Kemudian aksi konvergensi dengan dunia usaha terus dioptimalkan, dengan tujuan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Brebes bisa lebih ditekan lagi, dan bisa mencapai nol stunting.

"Upaya yang telah kami lakukan tidak hanya memberikan bantuan langsung berupa telur dan semacamnya. Namun lebih lanjut dengan adanya proses pembimbingan, agar mau mengubah pola fikir, pola asuh, pola didik, pola hidup masyarakat, sehingga akhirnya tidak ada lagi stunting di tengah masyarakat kabupaten Brebes," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.