Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerja Sama Multilateral, Para Menteri Luar Negeri Asean Bahas Upaya Cegah Perdagangan Orang

📅 Selasa, 09 Mei 2023, 23:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kerja Sama Multilateral, Para Menteri Luar Negeri Asean Bahas Upaya Cegah Perdagangan Orang Doc: ANTARA/POOL/Rivan Awal Lingga
Ket. Suasana Pertemuan Ke-26 Dewan Masyarakat Politik-Keamanan Asean (APSC) yang digelar dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-42 Asean dan dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Mahfud MD, di Ayana Komono Waecicu Beach, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (9/5/2023).

Labuan Bajo - Kerja sama multilateral. Upayamencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) menjadi salah satu isu yang dibahas dalam pertemuan para menteri luar negeri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Selasa.

"Para menteri luar negeri banyak sekali membahas upaya untuk memerangi perdagangan orang, terutama kejahatan penipuan yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi(online scam)," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam jumpa pers di Labuan Bajo, Selasa.

Kasus perdagangan manusia kian marak terjadi di Asia Tenggara. Kementerian Luar Negeri mencatat 1.841 kasus yang sejauh ini telah diselesaikan Indonesia dalam tiga tahun terakhir.

Kasus terbaru ditemukan di Filipina ketika KBRI Manila yang bekerja sama dengan otoritas penegak hukum setempat melancarkan operasi penyelamatan korbanonline scam.

Operasi itu mendapatkan setidaknya 1.048 orang yang berasal dari 10 negara. Indonesia sendiri berhasil menyelamatkan 143 WNI yang menjadi korban TPPO.

Penanggulangan perdagangan manusia menjadi salah satu yang akan dibahas dalam KTT ke-42 Asean di Labuan Bajo pada 9-11 Mei.

Penguatan upaya penanggulangan TPPO akan dibahas dalam sesi pleno KTT Asean yang akan dipimpin oleh Presiden Joko Widodo esokRabu.

KTT Asean diharapkan menghasilkan deklarasi bersama, salah satunya Deklarasi Pemberantasan TPPO akibat Penyalahgunaan Teknologi.

KTT ke-42 Asean bakal dihadiri delapan pemimpin negara anggota ditambah Timor Leste, yang untuk pertama kali berpartisipasi dalam pertemuan puncak organisasi kawasan ini.

Namun, partisipasi Timor Leste dalam KTT kali ini masih dalam kapasitas peninjau(observer)karena negara ini harus menunggu pengesahan dan adopsi peta jalan Timor Leste agar bisa menjadi anggota kesebelas Asean.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.