Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bertambah 1.902 Kasus Covid-19 di Indonesia

📅 Selasa, 09 Mei 2023, 21:24 WIB | Oleh:
Bertambah 1.902 Kasus Covid-19 di Indonesia Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Petugas dari Dinkes Tangerang saat melakukan pemeriksaan kesehatan Covid-19 terhadap warga.

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan kasus terkonfirmasi positif di Indonesia pada Selasa, terpantau bertambah 1.902 kasus dari hari sebelumnya sehingga totalnya kini mencapai 6.790.405 kasus.

Dalam data Satgas yang ANTARA terima di Jakarta pada Selasa, penambahan kasus positif juga diikuti oleh naiknya jumlah kasus aktif sebanyak 18.426 kasus atau bertambah 597 kasus.

Diketahui jumlah orang yang meninggal akibat terinfeksi Covid-19 juga naik sebanyak 21 jiwa, sehingga total kematian menjadi 161.501 jiwa.

Adapun pasien yang sudah sembuh per hari ini ada 6.610.478 orang atau mengalami penambahan sebanyak 1.284 dari hari sebelumnya.

Kemudian sebanyak 2.703 orang dinyatakan menjadi suspek Covid-19 hari ini. Sedangkan 30.543 spesimen sudah diperiksa di seluruh laboratorium yang ada di Indonesia.

Lebih lanjut Satgas membeberkan 203.837.702 warga Indonesia sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama, setelah meningkat 920 orang. Sedangkan penerima dosis kedua saat ini sudah ada174.881.202 atau meningkat 1.523 orang.

Sebanyak 68.791.379 orang sudah menerima vaksin dosis ketiga atau naik 8.962 orang. Sementara penerima dosis keempat bertambah 4.944, sehingga jumlahnya kini 3.162.029 orang.

Terkait dengan pertanyaan masyarakat kapan pemerintah akan menyatakan mengakhiri pandemi, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes)Mohammad Syahril menyatakan belum dapat memastikan kapan status pandemi COVID-19 akan diakhiri, meski kedaruratan kesehatan global telah dicabut oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Kapan pandemi selesai? Tidak ada batasan jelas terkait selesainya pandemi. WHO pun tidak bisa menjawab itu, sehingga sulit memperkirakan dan menentukannya," kata Syahril.

Namun Syahril mengatakan yang dicabut oleh WHO pada 5 Mei 2023 adalah ketentuan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (Public Health Emergency International of Concern/PHEIC). Situasi tersebut menandakan pandemi COVID-19 global secara umum telah terkendali, namun angka kasus diprediksi akan tetap berfluktuasi.

"Yang penting sekarang, kita sudah lalui masa terberat pandemi dengan melihat indikator angka kasus, kematian, perawatan, danpositivty rate," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.