Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

The Fed Menaikkan Suku Bunga untuk ke-10 Kali di Tengah Gejolak Ekonomi

📅 Kamis, 04 Mei 2023, 14:46 WIB | Oleh:

Gejolak di sektor perbankan nasional, yang meletus kembali akhir pekan lalu karena regulator menyita dan menjual First Republic Bank, telah meningkatkan tekanan pada perekonomian. Itu adalah kegagalan bank AS terbesar kedua yang pernah terjadi dan keruntuhan perbankan besar ketiga dalam enam minggu terakhir. Investor semakin cemas tentang apakah bank daerah lain mungkin mengalami masalah serupa.

Goldman Sachs memperkirakan bahwa penarikan yang meluas dalam pinjaman bank dapat memangkas pertumbuhan AS sebesar 0,4 poin persentase tahun ini. Itu bisa cukup untuk menyebabkan resesi. Pada bulan Desember, Fed memproyeksikan pertumbuhan hanya 0,5 persen pada tahun 2023.

Pedagang Wall Street juga dibuat bingung oleh pengumuman Menteri Keuangan Janet Yellen minggu ini bahwa negara tersebut dapat gagal bayar utangnya paling cepat 1 Juni kecuali Kongres setuju untuk menaikkan batas utang, yang membatasi berapa banyak yang dapat dipinjam pemerintah. Gagal bayar utang AS yang pertama kali berpotensi menyebabkan krisis keuangan global.

Kenaikan suku bunga The Fed Rabu datang karena bank sentral utama lainnya juga memperketat kredit. Presiden Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde, diperkirakan akan mengumumkan kenaikan suku bunga lagi Kamis, setelah angka inflasi yang dirilis Selasa menunjukkan bahwa kenaikan harga naik bulan lalu.

Harga konsumen naik 7 persen di 20 negara yang menggunakan mata uang euro pada April dari tahun sebelumnya, naik dari kenaikan 6,9 persen tahun ke tahun di bulan Maret.

Di Amerika Serikat, beberapa pendorong utama kenaikan harga telah terhenti atau mulai berbalik arah, menyebabkan perlambatan inflasi secara keseluruhan. Indeks harga konsumen naik 5 persen di bulan Maret dari tahun sebelumnya, jauh lebih rendah dari puncak 9,1 persen di bulan Juni.

Kenaikan biaya sewa telah mereda karena lebih banyak apartemen yang baru dibangun telah online. Harga gas dan energi terus turun. Biaya makanan moderat. Geraman rantai pasokan tidak lagi menghalangi perdagangan, sehingga menurunkan biaya mobil, furnitur, dan peralatan baru dan bekas.

Namun, sementara inflasi secara keseluruhan telah mereda, inflasi "inti" yang tidak termasuk biaya makanan dan energi yang mudah mereda, tetap tinggi secara kronis. Menurut ukuran yang disukai Fed, harga inti naik 4,6 persen pada bulan Maret dari tahun sebelumnya, hampir tidak lebih baik dari 4,7 persen yang dicapai pada bulan Juli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

46 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.