Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prihatin Kondisi Hewan, Brazil Larang Ekspor Sapi Hidup

📅 Jumat, 28 Apr 2023, 10:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prihatin Kondisi Hewan, Brazil Larang Ekspor Sapi Hidup Doc: ANTARA/REUTERS/Paulo Santos
Ket. Ribuan sapi mati terlihat di sisi kapal pengangkut ternak Haidar, berisi 5.000 an sapi, setelah terbalik di pelabuhan Vila de Conde di Bacarena, provinsi Para, Brazil.

SAO PAULO - Pengadilan Brazil pada Kamis (27/4) melarang ekspor sapi dalam kondisi hidup dari seluruh pelabuhan di negara tersebut, yang merupakan sebuah keputusan yang disambut gembira kelompok penyayang binatang.

Keputusan yang masih bisa menghadapi banding tersebut disampaikan oleh hakim federal Djalma Gomes pada Selasa.

"Hewan itu bukan barang. Mereka juga mahkluk hidup, individu yang merasakan lapar, haus, sakit, kedinginan, penderitaan dan ketakutan," kata Gomes dalam keputusan tertulis.

Forum Nasional untuk Perlindungan dan Pertahanan Hewan, sebuah lembaga swadaya masyarakat di Brazil, telah mengajukan gugatan ke pengadilan Sao Paulo, berisi tuntutan agar seluruh ekspor sapi hidup dilarang.

Kelompok penyayang binatang menyebut keputusan Gomes tersebut "bersejarah" karena memahami penderitaan yang dialami hewan, yakni kegiatan yang dinilai sama dengan perdagangan manusia pada masa perbudakan.

Menteri Pertanian Brazil Carlos Favaro mengatakan bahwa ia belum berbicara dengan pihak kejaksaan mengenai apakah pemerintah federal akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Menurut Favaro, perintah pengadilan harus dipatuhi, tetapi di lain pihak ia juga membela perdagangan ternak Brazil karena pembeli dari luar negeri tidak akan bersedia berinvestasi di bidang peternakan yang berpotensi kehilangan berat selama pengiriman.

Favaro mengatakan bahwa "akomodasi" bagi hewan selama perjalanan cukup memadai dan "mendukung" perkembangan ternak tersebut.

Minerva, perusahaan makanan Brazildan pemasok sapi hidup terbesar di Amerika Selatan, belum berkomentar terkait keputusan pengadilan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.