Makanan Fermentasi seperti Kimchi dan Yogurt Ternyata Bisa Berbahaya, Kenapa Begitu?
📅 Jumat, 28 Apr 2023, 12:00 WIB | Oleh: Tim PenulisPara peneliti menemukan strain probiotik yang resisten dalam suplemen makanan yang tersedia secara komersial, yang dapat berarti resisten terhadap beberapa jenis antibiotik yang umum digunakan untuk mengobati infeksi bakteri serius.
Penelitian juga menemukan enam jenis probiotik Bacillus yang ditemukan dalam produk makanan (termasuk kimchi, yogurt, dan buah zaitun) juga resisten terhadap beberapa antibiotik).
Dan, sebuah penelitian di Malaysia baru-baru ini menunjukkan probiotik bakteri Lactobacillus dalam kefir membawa resistensi terhadap berbagai antibiotik termasuk ampisilin, penisilin, dan tetrasiklin. Antibiotik ini digunakan untuk mengobati penyakit serius pada manusia termasuk infeksi kandung kemih, pneumonia, gonore, dan meningitis.
Penelitian lain juga menunjukkan bakteri asam laktat yang ditemukan dalam produk susu Turki resisten terhadap antibiotik vankomisin, yang merupakan obat pilihan untuk pengobatan infeksi MRSA.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meskipun ada berbagai macam manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari mengonsumsi makanan fermentasi, hal ini mungkin tidak berlaku untuk semua orang. Meskipun kebanyakan orang akan baik-baik saja mengonsumsi makanan fermentasi, namun bagi sebagian orang, makanan ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.
Demetrius Adyatma Pangestu dari Universitas Bina Nusantara menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris![]()
Manal Mohammed, Senior Lecturer, Medical Microbiology, University of Westminster
Sebaiknya Anda baca juga:
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!