Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kondisi Tiongkok Terbaru Membuat Harga Minyak Menguat

📅 Selasa, 25 Apr 2023, 06:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kondisi Tiongkok Terbaru Membuat Harga Minyak Menguat Doc: ANTARA/Shutterstoc
Ket. Ilustrasi - Harga minyak naik, dengan peta dunia di latar belakang. ‘

New York - Informasi terbaru, harga minyak mentah memperpanjang kenaikannya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), berkat prospek perbaikan permintaan minyak dengan investor semakin optimis bahwa perjalanan liburan di Tiongkok akan meningkatkan konsumsi bahan bakar di importir minyak terbesar di dunia itu.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni naik 0,89 dolar AS atau 1,14 persen, menjadi menetap di 78,76 dolar per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni naik 1,07 dolar AS atau 1,31 persen, menjadi ditutup di 82,73 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Pekan lalu, kedua kontrak jatuh lebih dari 5,0 persen untuk penurunan mingguan pertama mereka dalam lima pekan karena permintaan bensin AS terindikasi turun dari tahun sebelumnya.

Meskipun pelaku pasar melihat permintaan minyak menyusut, awal Mei akan mengantarkan dimulainya musim konsumsi puncak tahunan, kata catatan penelitian oleh PVM Oil Associates pada Senin (24/4/2023).

"Permintaan minyak global akan mencapai rekor tertinggi musim panas ini, yang pada gilirannya akan berfungsi sebagai dasar yang kuat untuk dorongan harga ke atas kembali. Namun, sampai saat itu, ketidakpastian ekonomi dan kegelisahan tingkat suku bunga akan menjaga potensi kenaikan, " kata PVM Oil Associates.

Ada banyak optimisme seputar libur Tiongkok karena berkaitan dengan permintaan bahan bakar jet, kata Robert Yawger, direktur pelaksana dan ahli strategi energi berjangka Mizuho Americas.

Pemesanan di Tiongkok untuk perjalanan ke luar negeri selama liburan May Day mendatang menunjukkan pemulihan berkelanjutan dalam perjalanan ke negara-negara Asia, tetapi jumlahnya tetap jauh dari tingkat sebelum COVID-19 dengan harga tiket pesawat jarak jauh yang melonjak dan tidak tersedia cukup penerbangan.

Ketatnya pasokan karena pemotongan pasokan tambahan yang direncanakan oleh kelompok produsen OPEC+ mulai Mei juga dapat mengangkat harga.

"Pemotongan produksi yang direncanakan oleh aliansi OPEC+ dan prospek permintaan yang kuat dari Tiongkok dapat memberi dorongan pada harga dalam beberapa hari mendatang", kata analis minyak independen Sugandha Sachdeva.

Sementara itu, ada beberapa tanda dimulainya kembali ekspor minyak mentah Irak Utara melalui terminal minyak Ceyhan Turkiye, menurut sebuah laporan oleh Reuters pada Senin (24/4/2023).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

31 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.