Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Filipina-Tiongkok Berjanji Selesaikan Masalah Laut Tiongkok Selatan

📅 Minggu, 23 Apr 2023, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina-Tiongkok Berjanji Selesaikan Masalah Laut Tiongkok Selatan Doc: ANTARA/REUTERS/Ritchie B.Tongo
Ket. Foto udara yang diambil melalui jendela kaca pesawat militer Filipina menunjukkan dugaan reklamasi tanah yang sedang berlangsung oleh Tiongkok di Mischief Reef di Kepulauan Spratly di Laut Tiongkok Selatan, sebelah barat Palawan, Filipina, 11 Mei 2015.

MANILA - Filipina dan Tiongkok pada Sabtu (22/4) berjanji akan bekerja sama untuk menyelesaikan masalah perbedaan menyangkut wilayah maritim di Laut Tiongkok Selatan, yang sama-sama diklaim oleh kedua negara.

Pembicaraan antara menteri luar negeri Filipina dan Tiongkok itu merupakan yang teranyar dari serangkaian pertemuan tingkat tinggi Filipina dengan para pemimpin Amerika Serikat dan Tiongkok ketika kedua negara adidaya itu memperebutkan keuntungan strategis di Indo-Pasifik.

Menteri Luar Negeri Filipina Enrique Manalo, saat memulai pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Qin Gang di Manila, mengatakan hubungan Manila dengan Beijing lebih dari sakadar perbedaan kedua pihak atas Laut Tiongkok Selatan.

"Perbedaan-perbedaan ini seharusnya tidak menghalangi kita untuk mencari cara mengatasinya secara efektif, terutama yang berhubungan dengan hak-hak orang Filipina, khususnya nelayan," kata Manalo.

Menlu Filipina itu juga mengatakan bahwa mata pencaharian para nelayan itu dirusak oleh insiden dan tindakan di perairan tersebut.

Sejak Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mulai menjabat pada Juni tahun lalu, Manila telah mengajukan puluhan protes diplomatik atas kehadiran kapal penangkap ikan Tiongkok, yang disebut Filipina sebagai "tindakan agresif" Beijing di perairan strategis itu.

Menlu Qin mengatakan bahwa Filipina dan Tiongkok harus bekerja sama untuk melanjutkan tradisi persahabatan, memperdalam kerja sama, dan menyelesaikan perbedaan secara tepat.

Dia bahwa kerja sama akan membantu memajukan perdamaian dan stabilitas di kawasan dan dunia.

Kunjungan Qin di Manila dilakukan hanya beberapa pekan setelah Filipina mengumumkan tambahan empat pangkalan militer AS di negaranya. Dua di antara pangkalan tersebut menghadap ke utara menuju Taiwan.

Qin selanjutnya akan bertemu dengan Marcos pada Sabtu menjelang pertemuan Presiden Filipina itu dengan Presiden AS Joe Biden di Washington pada Mei mendatang.

Lebih dari 17.000 tentara Filipina dan AS tengah melakukan latihan militer gabungan terbesar mereka, yang menuai kritik dari Beijing, rival Manila dalam perebutan klaim Laut Tiongkok Selatan.

Tiongkok mengeklaim hampir sebagian besar wilayah Laut Tiongkok Selatan, jalur yang dilalui perdagangan internasional senilai tiga triliun dolar AS (Rp45,25 kuadriliun) setiap tahunnya.

Jalur itu diyakini memiliki potensi energi seperti mineral, minyak, dan cadangan gas yang kaya.

Pengadilan Arbitrase Permanen pada 2016 telah menolak klaim teritorial Tiongkok atas Laut Tiongkok Selatan.

Negara-negara Asia Tenggara, seperti Vietnam, Malaysia, Brunei, Indonesia, dan Filipina juga saling berebut klaim dengan Tiongkok atas perairan tersebut.


Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.