Simak, Ini Sedugang Manfaat Nanas untuk Kesehatan
📅 Kamis, 20 Apr 2023, 17:59 WIB | Oleh: Rivaldi Dani RahmadiSebagai contoh, satu penelitian tabung reaksi menemukan bahwa bromelain menekan pertumbuhan sel kanker payudara dan menstimulasi kematian sel, sementara penelitian pada tikus menemukan bahwa bromelain meningkatkan efek terapi antikanker.
Penelitian tabung reaksi lainnya telah memberikan hasil yang serupa untuk kanker kulit, kolorektal, atau saluran empedu. Selain itu, penelitian tabung reaksi dan penelitian pada hewan yang lebih tua telah menemukan bahwa bromelain dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan molekul yang membuat sel darah putih lebih efektif dalam menekan pertumbuhan sel kanker dan menghilangkan sel kanker.
Meskipun demikian, nanas mengandung bromelain yang jauh lebih sedikit daripada suplemen. Satu tinjauan penelitian pada manusia menemukan bahwa tidak ada manfaat dari penggunaan enzim oral seperti bromelain bersamaan dengan terapi kanker, meskipun penelitiannya beragam. Secara keseluruhan, diperlukan lebih banyak penelitian pada manusia.
5. Dapat meningkatkan kekebalan dan menekan peradangan
Nanas telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama berabad-abad. Mereka mengandung berbagai macam vitamin, mineral, dan enzim seperti bromelain yang secara kolektif dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam sebuah penelitian yang lebih lama, 98 anak sehat tidak makan nanas, sekitar 1 cangkir (140 gram) nanas, atau sekitar 2 cangkir (280 gram) nanas setiap hari. Mereka yang makan nanas memiliki risiko yang jauh lebih rendah terhadap infeksi virus dan bakteri. Ditambah lagi, anak-anak yang paling banyak makan buah ini memiliki sel darah putih pelawan penyakit hampir empat kali lebih banyak daripada kelompok lainnya.
Sebuah penelitian selama 30 hari pada 40 orang dewasa dengan sinusitis kronis menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi suplemen bromelain 500 mg pulih secara signifikan lebih cepat daripada mereka yang berada dalam kelompok kontrol.
Terlebih lagi, penelitian telah menunjukkan bahwa bromelain dapat mengurangi penanda peradangan, sehingga membantu kesehatan kekebalan tubuh. Selain itu, penelitian tabung reaksi awal bahkan telah menemukan bahwa suplemen bromelain, baik secara tunggal maupun dalam kombinasi dengan senyawa lain, dapat membantu mengurangi gejala COVID-19 dan memperlambat perkembangannya).
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan. Perlu diingat bahwa baik nanas maupun senyawanya tidak dapat menyembuhkan atau mencegah COVID-19.
6. Dapat meringankan gejala radang sendi
Artritis mempengaruhi lebih dari 54 juta orang dewasa di Amerika Serikat saja. Ada banyak jenis radang sendi, tetapi sebagian besar melibatkan peradangan sendi.
Sifat anti-inflamasi bromelain dapat meredakan rasa sakit bagi mereka yang menderita radang sendi. Satu studi menemukan bahwa suplemen bromelain sama efektifnya dalam meredakan osteoartritis di punggung bawah seperti pengobatan nyeri biasa.
Dalam penelitian lain pada penderita osteoartritis, suplemen enzim pencernaan yang mengandung bromelain membantu meredakan rasa sakit seefektif obat radang sendi pada umumnya. Selain itu, sebuah penelitian tabung reaksi menemukan bahwa senyawa ini membantu melindungi terhadap degradasi jaringan tulang rawan dan peradangan yang terkait dengan osteoartritis.
7. Dapat mempercepat pemulihan setelah operasi atau olahraga berat
Makan nanas dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk pulih dari operasi atau olahraga. Selain membantu mengisi cadangan karbohidrat setelah berolahraga, beberapa manfaatnya juga disebabkan oleh sifat anti-inflamasi bromelain.
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa bromelain dapat mengurangi peradangan, pembengkakan, memar, dan rasa sakit yang sering terjadi setelah operasi, termasuk prosedur gigi dan kulit. Hal ini juga dapat mengurangi penanda peradangan. Dua ulasan menunjukkan bahwa bromelain dapat mengurangi ketidaknyamanan, rasa sakit, atau pembengkakan setelah operasi gigi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!