Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

H-2 Lebaran, Pemudik di Bandara Soetta Mencapai 158.671 Orang

📅 Kamis, 20 Apr 2023, 12:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
H-2 Lebaran, Pemudik di Bandara Soetta Mencapai 158.671 Orang Doc: Antara/Azmi Samsul Maarif
Ket. Sejumlah calon penumpang pesawat saat mengantri di counter check in atau pemeriksaan tiket Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang.

TANGERANG - Jumlah pergerakan penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pada Kamis (20/4) atau dua hari menjelang perayaan Idul Fitri (Lebaran) 1444 Hijriah/Lebaran 2023 tercatat sebanyak 158.671 orang.

"Untuk pergerakan penumpang hari ini mencapai 158.671 orang, dengan penumpang keberangkatan sebanyak 96.645 orang dan kedatangan 62.026 orang," kata Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara SoettaM Holik Muardi di Tangerang, Kamis.

Ia menyebutkan untuk jumlah penerbangan sendiri saat ini mengalami kenaikan, tercatat mencapai 1.136 penerbangan yang terdiri dari 573 penerbangan keberangkatan dan 563 penerbangan kedatangan.

"Pergerakan pesawat sudah mencapai 1.136 penerbangan, jumlah itu ada peningkatan dibandingkan hari sebelumnya," ujarnya.

Dari jumlah pergerakan penumpang dan pesawat sejak kemarin, paling tinggi terjadi di Terminal 3 Bandara Soettadengan 65.937 penumpang dan 456 penerbangan baik domestik maupun internasional. Kemudian terbanyak kedua yaitu di Terminal 2 dengan 437 penerbangan dan 61.553 penumpang.

"Sementara untuk pergerakan penumpang di Terminal 1 terdapat 219 penerbangan dengan 31.181 penumpang," kata Holik.

Dari hasil pantauan di ANTARA di Terminal 3 Bandara Internasional Soetta pada pukul 09.10 WIB, para pemudik Lebaran terlihat memadati sejumlah pintu keberangkatan.

Antrean panjang para calon pemudik yang menggunakan transportasi udara pun terjadi padacounter check inatau pemeriksaan tiket.

Salah satu pemudik asal Medan, Irfan (35), menuturkan, ia memilih mudik Lebaran tahun ini menggunakan transportasi udara karena bisa lebih cepat sampai kampung halaman.

"Tahun ini memilih transportasi udara, karena kalau dihitung waktu bisa lebih cepat sampai kampung," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.