Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lula da Silva Usulkan 'Kelompok Negara' untuk Menengahi Rusia-Ukraina

📅 Senin, 17 Apr 2023, 15:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lula da Silva Usulkan 'Kelompok Negara' untuk Menengahi Rusia-Ukraina Doc: AFP/Evaristo Sa
Ket. Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva saat pertemuan tingkat menteri untuk merayakan 100 hari pertama pemerintahannya di Istana Planalto di Brasilia, Brasil, pada 10 April 2023.

ABU DHABI - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva pada Minggu (16/4) kembali mengusulkan pembentukan sekelompok negara yang tidak terlibat dalam perang Rusia-Ukraina untuk memediasi perdamaian. Ia telah membahas masalah itu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping awal pekan ini.

"Saya pikir kita perlu duduk di meja dan berkata, 'sudah cukup, mari kita mulai bicara' karena perang tidak pernah membawa dan tidak akan pernah membawa manfaat apa pun bagi umat manusia," kata Lula yang mengkritik Amerika Serikat dan Uni Eropa untuk peran mereka dalam konflik tersebut.

Presiden Brasil mengatakan kepada wartawan di Abu Dhabi dalam perjalanannya ke Asia, dia sedang berusaha mengumpulkan sekelompok pemimpin yang "lebih suka berdialog tentang perdamaian daripada perang".

Dia mengutip Xi dan presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, yang dia temui minggu ini.

Lula sebelumnya mengatakan, kelompok itu harus mengumpulkan negara-negara yang tidak "mendorong" perang. Negara-negara yang memasok senjata harus diyakinkan untuk berhenti melakukannya.

AS dan Uni Eropa telah memberi Ukraina bantuan senjata dan dukungan lain sejak Rusia menginvasi negara itu lebih dari setahun lalu.Jerman awal tahun ini dilaporkan meminta Brasil untuk memasok senjata juga, tetapi Lula menolak.

Lula mengulangi bahwa keputusan untuk memulai perang "dibuat oleh dua negara", tampaknya juga menyalahkan Ukraina. Ia mengatakan mengakhiri perang akan lebih sulit karena lebih banyak negara perlu dibujuk.

"Kami mencoba membentuk sekelompok negara yang tidak terlibat dalam perang untuk berbicara dengan Rusia dan Ukraina, tetapi juga AS dan UE, untuk meyakinkan orang bahwa perdamaian adalah cara terbaik untuk membangun proses percakapan," kata Lulla.

Lula menelepon Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy awal tahun ini.Pada Senin, pemerintahannya akan menjamu Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di Brasilia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rupiah Rentan Melemah, 3 Agustus 2026

41 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Rentan Melemah, 3 Ag...
Daerah
Menhub Tinjau Langsung Evak...
Luar Negeri
Kekeringan dan Gelombang Pa...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.