Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Riset KKP Perkuat Pengembangan Budidaya Nila dan Rumput Laut

📅 Minggu, 16 Apr 2023, 22:20 WIB | Oleh:
Badan Riset KKP Perkuat Pengembangan Budidaya Nila dan Rumput Laut Doc: ANTARA/ (Humas KKP)
Ket. Dokumentasi. Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia ???????(BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan I Nyoman Radiarta dalam acara pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM di Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, Jawa Barat, Senin (3/4).

JAKARTA - Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat program pengembangan budidaya komoditas unggulan berorientasi ekspor melalui pelatihan bagi pembudidaya ikan nila dan rumput laut.

"Melalui pelatihan yang bertajuk manajemen pakan pada pembesaran nila serta penanganan hama penyakit pada budidaya rumput laut, KKP memberikan pembekalan kepada 1.105 peserta dari seluruh Indonesia yang bergabung secara daring," ujar Kepala BRSDM I Nyoman Radiarta.

Nyoman berujar melalui pelatihan ini, SDM disiapkan untuk menunjang budidaya yang mampu meningkatkan komoditas unggulan berorientasi ekspor.

Sementara itu, Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP) BRSDM Lilly Aprilya Pregiwati menyampaikan salah satu yang menjadi fokus pelatihan ini adalah terkait dengan pengelolaan pakan ikan nila dan penanganan hama penyakit pada rumput laut.

"Secara teknis, biaya pakan dalam kegiatan budidaya adalah 60-80% dari biaya produksi. Oleh karena itu, penggunaannya perlu dimanajemen secara baik untuk mencapai profit yang maksimal. Sedangkan pada rumput laut, salah satu yang perlu diantisipasi adalah penyakit yang dapat menyebabkan turunnya produksi" Ujar Lily.

Selain itu, Lilly juga mengatakan, produk rumput laut Indonesia juga masih memiliki peluang besar untuk masuk pangsa pasar dunia. Namun kini, praktek budidaya rumput laut memiliki tantangan serius.

Salah satu peserta pelatihan, Fiyan dari Kelompok Harapan Jaya, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah berharap melalui pelatihan ini dapat memproduksi pakan ikan Nila.

"Kami dari Harapan Jaya berterima kasih atas semua materi yang disampaikan. Akan tetapi, kami masih cukup terkendala atas mahalnya harga pakan. Oleh karena itu, kami berharap bisa mendapatkan pelatihan tentang pembuatan pakan," jelas Fiyan.

Demikian juga, Sahrel Walih peserta pelatihan Penanganan Hama Penyakit pada Budidaya Rumput Laut dari Kabupaten Buru, Maluku berharap dapat menanggulangi penyakit rumput laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.