Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polri Siapkan Strategi untuk Atasi Kepadatan di Jalan Tol

📅 Kamis, 13 Apr 2023, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polri Siapkan Strategi untuk Atasi Kepadatan di Jalan Tol Doc: ANTARA/Laily Rahmawaty
Ket. Kadivhumas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho memberikan keterangan usai apel kesiapan Satgas Humas Polri mengawal Operasi Ketupat 2023 di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (12/4/2023).

JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai menyiapkan strategi guna mengatasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol serta mencegah kemacetan saat puncak arus balik dan arus mudik Idul Fitri 1444 H.

Kepala Divisi Humas (Kadivhumas) Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho di Jakarta, Rabu (12/4), mengatakan strategi tersebut disiapkan berdasarkan pengalaman mudik tahun 2022.

"Saat ini kami sudah bekerja sama juga dengan Jasamarga bahwa setiap pintu tol itu sudah ada alat pengukur jumlah kendaraan yang lewat," kata Sandi.

Alat pengukur itu membantu petugas di lapangan untuk menerapkan strategi pengaturan lalu lintas di jalan lintas utara, lintas tengah, dan lintas selatan; sehingga penumpukan akan terukur mulai dari gerbang tol.

Sandi menjelaskan apabila visualisasi atau jumlah kendaraan di jalan tol melewati 5.500 kendaraan, maka akan diterapkan arus berlawanan atau contraflow satu jalur.

"Kemudian, kalau sudah melewati 6.000 kendaraan akan di-contraflow dua jalur, kalau sudah 7.000 ke atas maka akan contraflow untuk tiga jalur," jelasnya.

Jika kepadatan tidak terelakkan, maka kendaraan akan diarahkan untuk mengalihkan arus atau dengan rekayasa lalu lintas lainnya.

Sandi menekankan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan tidak hanya dilakukan di jalan tol, tetapi juga diikuti dengan pengaturan di jalan arteri lainnya.

"Karena begitu pula jalan antrean macet juga ketemunya seperti (insiden) Brexit (Brebes Exit) yang lalu. Ini kami antisipasi tidak terulang," katanya.

Pemerintah memperkirakan sebanyak 123,8 juta orang melakukan perjalanan saat libur mudik Lebaran 2023. Angka tersebut meningkat 44 persen dibandingkan tahun 2022 yang hanya sekitar 85 juta orang.

Dari jumlah itu, diperkirakan 99,22 juta orang menggunakan transportasi darat; di mana 22,07 persen (27,32 juta orang) menggunakan mobil pribadi; 20,3 persen (25,13 juta orang) mengendarai sepeda motor; 18,39 persen (22,77 juta orang) menggunakan bus; 11,69 persen (14,47 juta orang) menggunakan kereta api antarkota; serta 7,7 persen (9,53 juta orang) menggunakan mobil sewa.

Daerah tujuan perjalanan terbanyak ialah Jawa Tengah sebesar 26,45 persen (32,75 juta orang); Jawa Timur sebanyak 19,8 persen (24,6 juta orang); dan Jawa Barat 16,73 persen (20,72 juta orang).

Untuk jalan tol, Pemerintah menyiapkan total panjang jalan tol dilalui pemudik sepanjang 2.620,01 Km yang membentang mulai Jawa (1.718,16 km); Sumatera 738,46 Km; Kalimantan 97,27 Km; Sulawesi 61,46 Km; dan Bali 10,07 Km.

Satu Arah

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Open Base Lanud Hang Nadim

12 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Open Base Lanud Hang Nadim
Ekonomi
Pemasangan jaring untuk pro...
Nasional
Kapal Qi Jiguang dan Kunlun...

Karapan sapi di Bangkalan Madura

16 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Karapan sapi di Bangkalan M...
Rona
Pameran seni rupa karya sen...
Megapolitan
Pendaftaran Kartu Layanan G...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Megapolitan
Pemprov DKI hentikan sistem...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.