Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kobar Tingkatkan Luasan Lahan Pertanian Cabai Rawit

📅 Selasa, 11 Apr 2023, 16:25 WIB | Oleh:
Pemkab Kobar Tingkatkan Luasan Lahan Pertanian Cabai Rawit Doc: ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Ket. Panen cabai rawit oleh jajaran Pemkab Kobar di Kecamatan Pangkalan Lada.

PALANGKA RAYA - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada 2023 meningkatkan luasan lahan pertanian cabai rawit menjadi 52 hektare yang tersebar di tiga wilayah kecamatan.

"Pada 2022, kita memiliki lahan pertanian untuk cabai rawit yakni sekitar 48 hektare dan pada 2023 ini kita targetkan luas sekitar 52 hektare," kata Kepala Dinas Pertanian Kobar, Kris Budi Hastuti di Pangkalan Bun, Selasa.

Dia menambahkan, lokasi pengembangan pertanian cabai seluas 52 hektare pada tahun 2023 ini tersebar di Kecamatan Pangkalan Banteng, Pangkalan Lada, dan Kumai.

"Tentu kami berharap dengan adanya penambahan luas lahan pertanian cabai rawit tersebut, produksi cabai rawit di Kobar semakin tinggi dan bisa menekan inflasi daerah, karena kita tahu cabai rawit merupakan salah satu komoditi penyumbang inflasi," kata Kris Budi.

Dia menambahkan, bahwa di daerah setempat produksi hasil pertanian cabai rawit mencapai 154 ton. Hasil panen tersebut menjadikan Kabupaten Kobar surplus cabai rawit.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kotawaringin Barat, Juni Gultom mengaku gembira dan bersyukur bahwa pemkab setempat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan salah satu bahan masakan utama tersebut.

"Didasarkan data neraca suprlus produksi cabai rawit, 'early warning sistem'(EWS) ketahanan pangan pada Maret 2023, kita telah surplus. Semoga ini bisa menjadikan petani semakin sejahtera dan harga di pasaran stabil," katanya.

Dia menambahkan, dengan capaian tersebut, Kotawaringin Barat suprlus produksi cabai rawit dengan posisi urutan 56 di antara kabupaten/kota tingkat nasional.

Untuk itu, pemerintah kabupaten mengapresiasi atas keberhasilan ini bagi seluruh pihak terkait dan para petani.

"Kami mengapresiasi petani yang telah produktif dan produksi mereka cukup tinggi, sehingga Kobar mampu surplus produksi cabai rawi," kata Juni.

Pemkab Kobar mendorong pelaksanaan program menanam cabai, baik yang dilakukan di pekarangan rumah maupun pengembangan hortikultura, sebagai upaya mengendalikan inflasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.