Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Depok Imbau Warga Adanya Modus Penipuan

📅 Senin, 10 Apr 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wali Kota Depok Imbau Warga Adanya Modus Penipuan Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Wali Kota Depok Mohammad Idris

DEPOK - Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengingatkan warganya agar mewaspadai modus penipuan yang marak terjadi akhir-akhir ini yang mengatasnamakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, maupun dirinya.

"Kalau ada yang mengatasnamakan Pemkot, Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda atau siapa pun untuk meminta bantuan, maka jangan dipercaya, sebab kami tidak pernah minta seperti itu," kata Mohammad Idris di Depok, Minggu (9/4).

Menurutnya, sudah banyak terjadi kasus penipuan melalui telepon di Depok. Bahkan, dalam kasus tersebut korbannya merupakan orang yang terpelajar.

"Jadi yang terkena kasus penipuan ini mayoritas dari orang yang terpelajar. Ya alasan mereka karena sudah percaya dengan Pak Idris dan Pak Imam," katanya.

Sebagai contohnya yang sudah terjadi, ketika ada sumbangan dan salah kirim ke yang menipu tersebut, maka yang bersangkutan minta untuk dikembalikan uangnya. Namun ternyata uangnya tidak dikembalikan, itu salah satu modus penipuan.

"Ya banyak modusnya, makanya jangan sampai dipercaya sama sekali hal seperti ini," ujar Idris.

Terakhir, dia menegaskan, pada prinsipnya warga Kota Depok tidak boleh percaya jika ada orang yang meminta bantuan atas nama Pemkot Depok.

"Katanya ada yang pas telepon suaranya percis dengan Pak Idris, itu bisa direkayasa suara seperti ini, jadi jangan dipercaya, karena itu bohong," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Posko Siaga PLN Istana Waki...
Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.