Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tragis, Seorang Petani Karet Tewas Dililit Ular Sanca Saat Berkebun

📅 Sabtu, 08 Apr 2023, 10:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tragis, Seorang Petani Karet Tewas Dililit Ular Sanca Saat Berkebun Doc: ANTARA/Satreskrim Polres Musi Banyuasin
Ket. Polisi mengamankan ular jenis sanca berukuran lebih dari tiga meter yang melilit tubuh seorang petani karet di Dusun V, Desa Sukajaya, Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (7/4/2023).

SUMATRA SELATAN - Seorang petani karet di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, meninggal dunia akibat dililit ular sanca berukuran lebih dari tiga meter saat berkebun.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kabupaten Musi Banyuasin AKP Dwi Rio, Jumat (7/4), mengatakan korban merupakan seorang perempuan berinisial Sangadah (53), warga Desa Sukajaya, Bayung Lencir, Musi Banyuasin.

Peristiwa tragis yang dialami korban tersebut berlangsung Jumat pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu korban Sangadah pergi ke kebun karetnya di Dusun V, Desa Sukajaya seorang diri sebagaimana aktivitasnya sehari-hari.

Korban sempat bertegur sapa dengan para rekan seprofesisebelum mulai menyadap karet di kebun masing-masing. Namun beberapa saat setelahnya rekan korban bernama Ngadiah mendengar suara jeritan keras meminta tolong dari arah kebun korban.

"Ternyata jeritan itu berasal dari korban, yang menurut Ngadiah, dia melihat tubuh korban terkapar di tanah dan dililit ular besar," kata dia.

Kemudian, saksi Ngadiah bergegas memanggil warga lainnya untuk menolong korban yang tampak mulai melemas tak sanggup berteriak.

Mendapat laporan tersebut, warga didampingi personel Babinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas di kawasan tersebut bergegas memberikan pertolongan. Nahas, meski ular berhasil dijinakkan tapi warga di lokasi memastikan nyawa korban Sangadah tak tertolong.

Korban meninggal dunia dengan bekas lilitan ular ditemukan pada sekujur tubuhnya. Dari situ warga setempat pun terpaksa membunuh ular jenis sanca sawah berukuran lebih dari tiga meter tersebut.

Kemudian, jasad korban dimakamkan oleh keluarga di tempat pemakaman umum desa setempat petang tadi. Atas peristiwa itu kawasan kebun karet, tempatditemukannya jasad korban, ditutup dengan garis polisi.

Dwi Riomengimbatwarga desa setempat untuk lebih waspada dan menghindari pergi berkebun seorang diri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.