Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov NTB Bantu Majukan Industri Tenun di Kota Bima

📅 Selasa, 04 Apr 2023, 19:10 WIB | Oleh:
Pemprov NTB Bantu Majukan Industri Tenun di Kota Bima Doc: ANTARA/Pemprov NTB
Ket. Gubenur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah (kedua kiri) saat menyapa masyarakat di Kelurahan Oi Fo'o, Kota Bima.

MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat siap membantu mengembangkan industri tenun di Oi Fo'o, Kota Bima.

Gubenur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) akan membantu pengembangan industrialisasi tenun di Oi Fo'o, sehingga dengan begitu tenun Oi Fo'o dapat dikenal dengan tenun khasnya.

"Industrialisasi itu adalah upaya kita mengembangkan ekonomi masyarakat, jadi industrialisasi ini membuat tenun yang harganya 250 bisa jadi 1 juta," ujar Zulkieflimansyah saat menyapa masyarakat di Kelurahan Oi Fo'o Kota Bima dalam keterangan tertulis diterima wartawan di Mataram, Selasa.

Oi Fo'o terkenal dengan potensi tenun-nya, karena itu, gubernur berharap bisa mengembangkan industri tenun, melihat potensinya yang besar. Sebab, lanjutnya industrialisasi merupakan proses peningkatan nilai tambah suatu produk mentah yang diolah menjadi berbagai macam produk jadi.

"Sama halnya dengan kain tenun ini, dapat dibuat menjadi sarung, celana, baju, dan lainnya sehingga meningkatkan nilai jual dari tenun tersebut," ucapnya.

"Kedepannya, Oi Fo'o harus menjual barang yg sudah dijahit, agar harganya lebih tinggi," sambung Gubernur NTB.

Bang Zul berharap industrialisasi di Oi Fo'o ini berjalan dengan baik sehingga perekonomian masyarakat di sini dapat meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Memperkuat Pengawasan Orang...
Nasional
Indonesia Terima Hibah Kapa...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.