Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wanita Muda Jadi Tersangka Pengeboman Kafe di Rusia

📅 Senin, 03 Apr 2023, 15:18 WIB | Oleh:
Wanita Muda Jadi Tersangka Pengeboman Kafe di Rusia Doc: RT
Ket. Darya Trepova.

MOSKOW- Darya Trepova, jadi tersangka pengeboman sebuah kafe di St. Petersburg pada Minggu (2/4) yang menewaskan blogger perang terkemuka Vladlen Tatarsky. Trepova dimasukkan dalam daftar pencarian orang, kata Kementerian Dalam Negeri Rusia.

Menurut Russia Today, Tatarsky (bernama asli Maksim Fomin) menggelar acara bertemu langsung dengan penggemar di sebuah kafe di pusat sejarah kota, ketika sebuah bom meledak, menewaskan dan melukai lebih dari 30 orang.

Mantan pejuang dari Donbass ini secara ekstensif meliput konflik bersenjata Rusia-Ukraina di saluran Telegramnya.

Menurut polisi, Trepova berusia 26 tahun.Media melaporkan pasukan keamanan sedang melakukan penggeledahan di apartemennya di St. Petersburg.

Banyak saksi mengatakan kepada media Rusia bahwa seorang wanita muda, yang merupakan salah satu tamu di acara Tatarsky, memberinya sebuah patung sebagai hadiah sesaat sebelum terjadi ledakan.

Teman-teman Trepova mengatakan kepada media, dia adalah seorang mahasiswi kedokteran dan melakukan beberapa pekerjaan, termasuk sebagai desainer dan administrator di sebuah toko.

Seorang kenalan mengatakan kepada wartawan, Trepova meninggalkan Rusia setelah Moskow melancarkan operasi militernya di Ukraina tahun lalu, dan menghabiskan beberapa bulan di Georgia sebelum kembali ke negara asalnya.

Teman lainnya mengatakan, saat bertemu di Moskow bulan lalu, Trepova mengatakan kepadanya berencana meninggalkan Rusia dan melakukan perjalanan ke Ukraina melalui Turki.

Outlet berita RBK mengutip sumber polisi yang mengatakan Trepova bertukar pesan dengan Tatarsky dan menghadiri acara lain yang diikutinya.Sumber tersebut mengatakan para penyelidik "tidak dapat mengesampingkan" kemungkinan Trepova tidak menyadari patung yang dia berikan kepada Tatarsky adalah sebuah bom.

Menurut sumber tersebut, Trepova ditahan pada 2022 dalam sebuah aksi protes di St. Petersburg menentang operasi militer Rusia. Dia dijatuhi hukuman sepuluh hari penangkapan administratif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.