Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Kondisi Laut Cepat Membaik, Nelayan Tradisional di Lebak Tak Melaut Akibat Dilanda Cuaca Buruk

📅 Jumat, 31 Mar 2023, 17:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Kondisi Laut Cepat Membaik, Nelayan Tradisional di Lebak Tak Melaut Akibat Dilanda Cuaca Buruk Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Nelayan tradisional di pesisir selatan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten sejak beberapa hari terakhir ini tidak melaut akibat cuaca buruk yang ditandai gelombang tinggi disertai angin kencang.

Lebak - Semoga kondisi laut cepat membaik. Nelayan tradisional di pesisir selatan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten sejak beberapa hari terakhir ini tidak melaut akibat cuaca buruk yang ditandai gelombang tinggi disertai angin kencang.

"Kami berharap cuaca buruk itu tidak berlangsung lama, sehingga nelayan kembali melaut," kata Ketua Koperasi Nelayan Bina Muara Sejahtera Binuangeun Kabupaten LebakWading, di Kabupaten Lebak, Jumat.

Para nelayan tradisional yang tidak melaut itu menggunakan tangkapan perahu dan mesin motor tempel. Sebab, tinggi gelombang di perairan Banten selatan atau Samudra Hindia berkisar antara 2,5 meter sampai 4.0 meter.

Kondisi demikian, para nelayan tradisional itu tidak berani melaut untuk menghindari kecelakaan laut.

"Semua nelayan yang tidak melaut itu sebagai anggota koperasi dan kini mereka usaha lain untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga," kata Wading.

Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Rizal Ardiansyah mengatakan nelayan yang tidak melaut itu kebanyakan nelayan kecil yang menggunakan perahu dan mesin tempel untuk menghindari kecelakaan laut.

"Kami memperkirakan nelayan yang tidak melaut itu sekitar 1.500 orang," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan GeofisikaStasiun Meteorologi Maritim Kelas I Serang, Banten Tarjono mengatakan cuaca buruk tersebut di perairan Banten selatan atau Samudra Hindia dengan tinggi gelombang 2.5 - 4.0 meter.

Dengan demikian, nelayan dan pelaku pelayaran harus siaga serta waspada dampak gelombang tinggi untuk menghindari kecelakaan laut.

"Kami mengimbau nelayan sebaiknya tidak melaut untuk menghindari kecelakaan laut," katanya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.