Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Percepat Atasi Stunting, Kemenko PMK Ajak Orang Tua Lakukan Penimbangan Balita Secara Berkala

📅 Jumat, 24 Mar 2023, 00:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Percepat Atasi Stunting, Kemenko PMK Ajak Orang Tua Lakukan Penimbangan Balita Secara Berkala Doc: ANTARA/Wuryanti Puspitasari
Ket. Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan Kemenko PMK Agus Suprapto.

Jakarta - Percepat atasi stunting. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengajak orang tua untuk menyukseskan program pencegahanstuntingdengan melakukan penimbangan balita secara berkala.

"Setiap bulan perlu membawa balita ke posyandu, puskesmas atau ke fasilitas kesehatan lain untuk melakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan," kata Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan Kemenko PMK Agus Suprapto dihubungi dari Jakarta, Kamis.

Agus menjelaskan, orang tua harus memastikan anak balitanya mengalami kenaikan berat badan sesuai grafik pertumbuhan yang terdapat di dalam Kartu Menuju Sehat.

Penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan secara berkala, kata dia, sangat penting untuk deteksi dinistunting.

"Jika terdapat balita yang berat badannya stagnan dan tidak mengalami kenaikan dalam dua kali penimbangan, maka akan dicari tahu penyebabnya apakah karena kondisi kesehatan balita tersebut atau karena konsumsinya yang kurang," katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, kata dia, maka akan dilakukan intervensi lanjutan.

"Karena itu, untuk menyukseskan upaya pencegahan dan penangananstuntingmaka orang tua perlu secara rutin membawa anak mereka untuk ditimbang dan diukur setiap bulannya," katanya.

Menurutnya, deteksi dinistuntingsangat diperlukan guna mewujudkan generasi emas dan berkualitas.

"Pencegahan dan penangananstuntingmerupakan program prioritas dalam mendukung pembangunan berkelanjutan," katanya.

Kemenko PMK, kata dia, mengajak seluruh masyarakat khususnya para orang tua untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penangananstunting.

"Kemenko PMK bersama Kementerian Kesehatan dan instansi terkait lainnya juga terus berupaya mengintensifkan gerakan pemenuhan gizi keluarga terutama yang kaya protein hewani guna mencegahstunting," katanya.

Prevalensistuntingdi Indonesia saat ini berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) adalah 21,6 persen. Sementara pemerintah menargetkan prevalensistuntingbisa turun menjadi 14 persen pada tahun 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.