6 Pertanyaan yang Pasti Diajukan HRD dalam Wawancara Kerja
📅 Jumat, 17 Mar 2023, 14:34 WIB | Oleh: SulianaUntuk menjawab pertanyaan ini, pastikan untuk mencari tahu mengenai organisasi dan budayanya kerja perusahaan yang Anda lamar. Pasalnya, lingkungan kerja yang Anda pilih harus selaras dengan budaya tempat kerja perusahaan.
Oliver mencontohkan, jika Anda menemukan bahwa perusahaan mereka memiliki struktur organisasi yang memprioritaskan kolaborasi dan otonomi. Gunakan kata-kata kunci itu untuk merangkai jawaban yang pas dan sesuai dengan perusahaan.
Contoh: "Saya menyukai lingkungan kerja yang serba cepat karena membuat saya merasa seperti saya selalu belajar dan berkembang, tetapi saya benar-benar berkembang ketika saya berkolaborasi dengan anggota tim dan membantu orang mencapai tujuan kolektif daripada bersaing. Magang terakhir saya adalah di organisasi dengan budaya yang sama, dan saya sangat menikmati keseimbangan itu."
4. Bagaimana Anda menghadapi tekanan?
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertanyaan ini umumnya diajukan untuk memastikan bahwa Anda mudah beradaptasi dan tidak akan hancur ketika harus bekerja di bawah tekanan atau ketika tenggat waktu semakin dekat. Penting untuk mengingat bahwa kemampuan untuk tetap tenang di bawah tekanan adalah bakat yang sangat berharga.
Untuk menjawab pertanyaan ini, sebaiknya berikan contoh konkret dari pengalaman-pengalaman kerja sebelumnya. Jelaskan langkah-langkah yang Anda ambil untuk merespons tekanan dengan baik. Jika Anda belum mampu untuk menghadapi tekanan dengan baik, cobalah jelaskan mengenai langkah apa yang telah Anda ambil untuk menangani masalah itu di masa depan. Misalnya, Anda dapat menunjukkan bahwa Anda telah memulai latihan mindfulness untuk membantu Anda mengatasi stres dengan lebih baik.
Contoh: "Saya menyadari situasi stres selalu akan muncul, dan saya pasti harus belajar bagaimana menghadapinya sepanjang karier saya. Saya pikir saya menjadi lebih baik dengan setiap pengalaman baru. Saat mengerjakan peluncuran produk baru di perusahaan terakhir saya, misalnya, tim saya tidak berjalan sesuai rencana. Reaksi pertama saya adalah mengambil langkah mundur dan memikirkan beberapa strategi tentang bagaimana kami dapat memecahkan masalah yang ada. Sebelumnya, saya mungkin tidak panik dalam situasi itu, jadi bersikap tenang dan terkendali jelas merupakan langkah maju dan membantu saya menghadapi situasi dengan lebih jelas."
Sebaiknya Anda baca juga:
5. Apakah Anda lebih suka bekerja secara mandiri atau dalam tim?
Jawaban Anda harus diinformasikan oleh penelitian yang telah Anda lakukan pada budaya perusahaan dan pekerjaan yang dimaksud. Namun demikian, Anda harus berharap bahwa sebagian besar lingkungan kerja pasti memiliki kerja sama tim dalam beberapa aspek.
Banyak posisi mengharuskan Anda bekerja secara kolaboratif dengan orang lain setiap hari, sementara beberapa posisi mengharuskan Anda bekerja sendiri. Saat Anda menjawab pertanyaan ini, soroti sifat-sifat terbaik dari kepribadian Anda dan bagaimana mereka sesuai dengan persyaratan pekerjaan. Anda juga bisa tertarik untuk menjawab pertanyaan ini dengan menyoroti keuntungan dan kerugian dari kedua situasi tersebut.
Contoh: "Saya menikmati perpaduan keduanya. Saya suka memiliki tim untuk menyusun strategi, mendapatkan pendapat yang beragam, dan meminta umpan balik. Tapi saya juga nyaman mengerjakan tugas yang mengharuskan saya bekerja mandiri. Saya menemukan bahwa saya melakukan beberapa pekerjaan terbaik saya ketika saya dapat fokus sendirian di ruang yang sunyi, tetapi saya sangat menghargai kolaborasi dengan rekan satu tim saya untuk menghasilkan ide-ide terbaik."
6. Berapa ekspektasi gaji Anda?
Selain mencari tahu budaya kerja perusahaan yang Anda tuju, penting untuk mengetahui kisaran gaji untuk posisi yang Anda lamar. Perekrut umumnya selalu menanyakan pertanyaan ini untuk memastikan ekspektasi Anda sesuai dengan besaran yang perusahaan anggarkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!