Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Swiss akan Menghancurkan 60 Sistem Rudal SAM Rapier yang Dapat Membantu Ukraina

📅 Kamis, 16 Mar 2023, 06:14 WIB | Oleh:

Sementara itu, Partai Rakyat Swiss (SVP) melihatnya secara berbeda. Secara hukum, penjualan kembali rapier akan dimungkinkan tanpa syarat, tegas Mauro Tuena, Anggota Dewan Nasional SVP dan Presiden Komisi Kebijakan Keamanan Kamar Besar.

"Namun dalam hal kebijakan netralitas, saat ini menganggap penjualan itu sulit," ujarnya.

Selain Reaper, militer berencana untuk menghapus beberapa sistem senjata impor lainnya selama beberapa tahun ke depan, termasuk 248 pengangkut personel lapis baja dan lebih dari 100 meriam artileri. Keduanya adalah sistem dari Amerika Serikat (AS) yang saat ini digunakan di Ukraina.

Politisi keamanan dari Partai Demokrat Bebas (FDP, Riniker, berharap AS akan mengajukan permintaan untuk mendapatkan kembali senjata tersebut jika "ketegangan geopolitik tetap begitu tinggi".

"Oleh karena itu, Swiss harus mempersiapkan diri secara politis untuk penyelidikan semacam itu," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.