Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Uni Eropa Terus Dukung Penerapan Teknologi Bersih

📅 Rabu, 15 Mar 2023, 21:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Uni Eropa Terus Dukung Penerapan Teknologi Bersih Doc: ANTARA/Shutterstock
Ket. Ilustrasi - Bendera Uni Eropa di depan gedung Markas Komisi Eropa di Brussels, Belgia, Eropa.

BRUSSELS - Uni Eropa (UE) akan menetapkan target produksi setidaknya 40 persen dari permintaan teknologi bersih pada tahun 2030. Untuk itu, Komisi Eropa akan mengajukan dua rancangan hukum minggu ini dalam upaya mendukung target tersebut.

"Kami akan mengajukan dua rancangan hukum minggu ini yaitu Undang-Undang Industri Nol Bersih (Net-Zero Industry Act) dan Undang-Undang Bahan Baku Kritis (Critical Raw Materials Act) untuk mendukung modernisasi dan kemandirian industri Eropa," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada sesi pleno Parlemen Eropa, di Strasbourg, Prancis, Rabu (15/3).

Dengan Net-Zero Industry Act, Uni Eropa menetapkan ambisi. "Pada tahun 2030, kami ingin dapat menghasilkan setidaknya 40 persen dari teknologi bersih yang dibutuhkan," ujarnya merujuk pada proses pengurangan dampak negatif lingkungan melalui peningkatan efisiensi energi dan penggunaan sumber daya yang berkelanjutan.

Dia menekankan bahwa "perlombaan sedang berlangsung" dalam industri teknologi bersih global yang mencapai omzet lebih dari 1 triliun dolar tahun lalu dan diperkirakan akan melipatgandakan pasarnya pada 2030.

Proposal UE yang baru akan memberikan "kecepatan, penyederhanaan, plus pendanaan" untuk teknologi bersih UE, tegas von der Leyen.

Rancangan lainnya, Undang-Undang Bahan Baku Kritis akan mengusulkan untuk mengurangi ketergantungan blok pada China sebagai pemasok, dengan mengamankan mitra dagang baru, seperti Kanada atau AS, mempercepat ekstraksi bahan tanah langka dan daur ulang di Eropa, ia melanjutkan.

Charles Michel, presiden Dewan Eropa menekankan bahwa "China dan AS tidak berjarak sama dari kita."

"Kami adalah mitra AS yang setia dan ingin fokus pada hubungan bersejarah, fokus pada nilai dan kebijakan ekonomi, yang juga penting untuk keamanan kami," tegasnya lebih lanjut.

Mengakui bahwa UE harus "terlibat dengan China dalam isu-isu global," seperti aksi iklim, Michel mendesak "untuk menyeimbangkan kembali hubungan ekonomi dengan China, terutama dalam hal poin strategis untuk kemakmuran Eropa di masa depan."

Dia juga menyatakan bahwa UE harus "terlibat untuk mencoba mengurangi ketergantungan yang bisa sangat mahal" sebagai pelajaran dari perdagangan energi dengan Russia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.