Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kerukunan, Masyarakat Diajak Menjaga Toleransi Jelang Nyepi dan Ramadhan

📅 Rabu, 15 Mar 2023, 18:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kerukunan, Masyarakat Diajak Menjaga Toleransi Jelang Nyepi dan Ramadhan Doc: Antara/Sucia Lucinda
Ket. Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi Christianus Lumano saat menghadiri Rapat Koordinasi Pembinaan Agama Hindu se-Kalbar, di Pontianak, Rabu.

Pontianak - Perkuat kerukunan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menekankan kepada masyarakat umat beragama dapat menjaga sikap toleransi menjelang Hari Raya Nyepi dan bulan Ramadhan.

"Saya harap para pemuka agama dapat memberikan edukasi yang baik kepada masing-masing umat untuk saling menghargai dan menjaga sikap toleransi menjelang hari besar umat beragama," kata Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi Christianus Lumano saat menghadiri Rapat Koordinasi Pembinaan Agama Hindu se-Kalbar, di Pontianak, Rabu.

Ia menambahkan, pelaksanaan Hari Raya Nyepi pada 22 Maret 2023 yang berdekatan dengan Ramadhan, masyarakat harus menghormati satu sama lain agar tercipta kerukunan antar agama.

Lumano juga mengatakan, berhubungan dengan menjelang tahun politik, masyarakat harus bisa saling menghargai dan tidak saling senggol.

"Diharapkan Kalbar harus dapat tetap menjaga kerukunan agamanya yang baik, apalagi ini menjelang Pemilu, harus tetap kita jaga dan dukung keharmonisan antar umat agar tercipta masyarakat yang bebas dari kekerasan dan konflik," katanya.

Menurutnya, tantangan kehidupan beragama pada saat ini tidak lepas dari peran media sosial yang seringkali menyebarkan berita bohong dan ujaran kebencian yang dapat menimbulkan perpecahan.

"Untuk itu dibutuhkan figur dan tokoh agama yang bisa menyatukan dan piawai dalam menanggapi perbedaan pilihan untuk menjadi sebuah kekuatan. Sehingga nantinya umat tidak terjebak pada pandangan ekstrim yang melegalkan kekerasan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.