Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

503 Keluarga Keluar dari Penerima Bansos

📅 Rabu, 15 Mar 2023, 01:10 WIB | Oleh:
503 Keluarga Keluar dari Penerima Bansos Doc: Koran Jakarta/Muhamad Marup
Ket. Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, dalam Seminar Nasional Konferensi Mahasiswa bertema “Optimalisasi SDM Unggul demi Tercapainya SDG’s 2030 di Indonesia”, di Jakarta, Selasa (14/3).

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini mengatakan, 503 keluarga mengajukan pengunduran diri dari daftar penerima bantuan sosial (Bansos). Dia memastikan, keputusan tersebut merupakan permintaan sendiri dari yang bersangkutan, tanpa ada paksaan.

"Ada sekitar 503 keluarga yang nanti akan siap graduasi, siap keluar dari penerima Bansos. Mereka minta keluar sendiri, bukan kita paksa sudah sekian tahun, mereka minta keluar sendiri," ujar Risma, dalam Seminar Nasional Konferensi Mahasiswa bertema "Optimalisasi SDM Unggul demi Tercapainya SDG's 2030 di Indonesia", di Jakarta, Selasa (14/3).

Risma mengatakan, nantinya kekosongan tersebut akan diisi oleh para penerima lainnya. Menurutnya, adanya permintaan keluar dari penerima bansos sebab merasa dengan adanya pemberdayaan ekonomi mereka sudah mendapat lebih dari yang mereka terima.

"Kita asesmen dan kita berdayakan. Dia tidak menerima bansos, langsung keluar dari standar kemiskinan yaitu 1,9 dollar AS per hari," jelasnya.

Peran Mahasiswa

Risma mengatakan, mahasiswa terlibat dalam update data penerima bantuan sosial (Bansos). Salah satunya melalui program Pejuang Muda yang merupakan kolaborasi Kementerian Sosial (Kemensos) dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dia mengatakan, para mahasiswa tersebut melakukan input data seperti foto-foto dari para penerima bansos. Mahasiswa mengecek kesesuaian data tersebut seperti kondisi rumah, jumlah penggunaan listrik, dan lain sebagainya.

"Pejuang Muda itu mereka terlibat untuk mengecek bagaimana kondisi para penerima bansos," katanya.

Risma menambahkan, mahasiswa juga bisa mengusulkan nama ke Kemensos jika ada orang yang membutuhkan bantuan melalui kanal-kanal informasi yang tersedia. Dia juga meminta, para mahasiswa untuk mendorong pemerintah daerah setempat terkait update data penerima bansos.

"Kewenangan input data penerima itu ada di pemerintah daerah. Jadi kalau ada yang tidak sesuai atau belum menerima, silakan lapor ke pemda," terangnya.

Dia menyebut, para mahasiswa merupakan bagian penting untuk membawa kemajuan bagi Indonesia di masa depan. Dia berharap, mahasiswa jadi agen perubahan dan dengan pendidikan serta wawasan dapat mendorong bangsa Indonesia sejajar dengan bangsa-bangsa lain.

"Mahasiswa saya harap jadi agen perubahan, mereka punya pendidikan dan wawasan untuk mendorong masyarakat lebih bergerak lebih cepat lagi supaya kita bisa sejajar dengan bangsa-bangsa lain," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.