Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Startup' Akan Sulit Dapatkan Dana

📅 Selasa, 14 Mar 2023, 09:48 WIB | Oleh:

"Dengan banyaknya negara yang membuka pintu perbatasannya dan jumlah orang yang bepergian meningkat, saya melihat sektor travel (pariwisata) bisa lebih cepat bertumbuh dan memimpin," ujar Lingga dalam diskusi pembukaan SSI batch 6, pekan lalu.

Selain sektor pariwisata, Lingga juga menyebutkan sektor lainnya yang berpotensi tumbuh pada 2023 ialah e-commerce.

E-commerce dinilai tetap menjanjikan karena mampu menyediakan kebutuhan dasar masyarakat dengan cara yang lebih nyaman, variasi produk lebih banyak, serta harga yang lebih terjangkau.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato, mengatakan optimistis kinerja ekonomi yang baik pada 2023 perlu didukung oleh potensi di sektor digital. Seperti diketahui, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2023 sebesar 5,3 persen.

Pada 2022, Indonesia disebut menjadi pemain utama di sektor digital Asean karena 40 persen dari total transaksi di kawasan Asia Tenggara berasal dari Indonesia.

Nilai ekonomi digital pada 2025 diprediksi mencapai 130 miliar dollar AS dan akan terus meningkat hingga 300 miliar dollar AS pada 2030.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Liga Inggris: Morgan Rogers...
Daerah
Puncak musim kemarau di Kot...
Olahraga
Cedera Badosa Bantu Sherif ...

Panen ikan nila Larasati

1 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Panen ikan nila Larasati

Fasilitas desalinasi untuk warga pesisir

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Fasilitas desalinasi untuk ...

Festival UFO Indonesia

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Festival UFO Indonesia

Pembangunan kanopi di Stasiun Bogor

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pembangunan kanopi di Stasi...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.