Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Penularan, Dinkes Gunungkidul Imbau Masyarakat Waspadai Kasus Leptospirosis

📅 Minggu, 12 Mar 2023, 17:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Penularan, Dinkes Gunungkidul Imbau Masyarakat Waspadai Kasus Leptospirosis Doc: ANTARA/Sutarmi
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, DIY, Dewi Irawaty.

Wonosari - Cegah penularan. Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan, mewaspadai masyarakat, khususnya peternakan mewaspadai kasus leptospirosis karena ada lonjakan kasus dari Januari hingga awal Maret 2023 ini.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty di Wonosari, Ibu Kota Kabupaten Gunung Kidul, Ahad mengatakan penyebaran leptospirosis harus diwaspadai karena ada lonjakan kasus warga yang terjangkit.

Kasus dari Januari sampai awal Maret 2023 sebanyak 29 kasus dengan korban meninggal dunia dua orang.

"Lonjakan ini terbanyak pada Maret ini karena hampir mencapai 25 kasus. Untuk itu, kami mengimbau masyarakat mewaspadai kasus leptospirosis," katanya.

Menurut dia, penyebaran kasus leptospirosis harus diwaspadai karena ada tren peningkatan. Sebagai gambaran tahun lalu hanya ada 31 kasus dengan korban meninggal dunia empat orang.

"Jumlahnya hampir menyamai kasus di 2022. Jadi upaya pencegahan harus dimaksimalkan," katanya.

Ia mengatakan kasus penyebaran terbanyak di zona utara Gunungkidul mulai dari Nglipar, Gedangsari dan Patuk. Di wilayah tersebut, dilaporkan ada dua warga yang meninggal dunia.

"Kasusnya paling banyak di Kapanewon Nglipar. Untuk yang meninggal berasal dari Kapanewon/Kecamatan Nglipar dan Gendangsari," katanya.

Untuk penanganan, khususnya di Kapanewon Nglipar, Dewi mengakui sudah menginstruksikan satgasone healthdi kapanewon gerak cepat melakukan pencegahan maupun penanganan guna menekan laju penyebaran.

Selain itu, ia meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi penularan yang banyak disebabkan karena paparan air kencing tikus.

Penularan terjadi melalui kuman yang masuk lewat luka di tubuh. Gejala paling umum saat tertular yakni panas, bisa muncul rasa sakit di badan, mual muntah dan lain-lain, tergantung daya tahan tubuh.

"Upaya pencegahan dilakukan dengan terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Selain itu, pada saat beraktivitas di sawah atau ladang diminta memakai alat pelindung diri," kata Dewi Irawaty.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Gunungkidul Ari Siswanto mengatakan kasus leptospirosis harus menjadi perhatian serius pemkab setempat.

Pemkab Gunung Kidul melalui Dinas Kesehatan harus melakukan pencegahan maksimal, sehingga jumlah kasusnya tidak terus bertambah.

"Harus gerak cepat. Apalagi sudah ada korban jiwa. Jangan sampai kasusnya terus bertambah," katanya.

Menurut dia, sosialisasi pencegahan harus digalakkan karena penyebaran penyakit ini juga berkaitan dengan kebersihan lingkungan.

"Semoga dengan aksi nyata dalam pencegahan membuat penyebaran bisa terkendalikan. Kami minta sosialisasi pencegahan leptospirosis juga menjadi prioritas," demikian Ari Siswanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.