Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bunga Rawa yang Rusak oleh Kegiatan Motor Trail Ternyata Tanaman Langka

📅 Jumat, 10 Mar 2023, 15:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bunga Rawa yang Rusak oleh Kegiatan Motor Trail Ternyata Tanaman Langka Doc: ANTARA/Tiktok/mang_uprit_mangprang79
Ket. Tangkapan layar video warga mengecam kerusakan lingkungan di kawasan wisata Rancaupas, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

BANDUNG -Pakar Taksonomi Tumbuhan Universitas Padjadjaran (Unpad) Joko Kusmoro mengatakan jenis Bunga Rawa yang rusak di kawasan wisata Rancaupas, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, klasifikasinya sangat langka.

Joko mengatakan tumbuhan yang memiliki nama latin Ericaulon Brownianum Mart itu hanya tumbuh di dua tempat di Indonesia. Selain di kawasan rawa Rancaupas, bunga itu juga tumbuh di kawasan Danau Ciharus, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Di tempat yang lain saya belum menemukan. Yang saya ketahui di Rancaupas, di Danau Ciharus juga kayanya masih ada gitu," kata Joko di Bandung, Jawa Barat, Jumat.

Menurutnya, Bunga Rawa itu merupakan tumbuhan herbal yang hidup sepanjang tahun. Sepintas, kata dia, tumbuhan itu terlihat seperti rumput, tetapi terdapat bunga berwarna putih di ujung atasnya.Bunga Rawa juga berbeda dengan Bunga Edelweiss(Anaphalis Javanica).

Adapun habitat Bunga Rawa, lanjut dia, berada di daerah rawa atau tepi danau di dataran yang memiliki ketinggian 1.600 hingga 2.500 meter di atas permukaan laut (mdpl).

"Bunga Rawa sering juga disebut bunga abadi tapi berbeda dengan Edelweis yang habitatnya di dekat kawah atau puncak gunung," katanya.

Selain itu, menurutnya, ada juga tumbuhan yang serupa dengan Bunga Rawa yang ditemukan di Gunung Dieng, daerah Aceh, serta Sumatera Barat. Namun, kata dia, jenisnya itu berbeda karena memiliki nama latin Ericaulon Sp.

Joko mengatakankeberadaan Bunga Rawa bisa rusak bukan hanya dengan kesengajaan manusia saja, tetapi dengan keberadaan manusia di sekitarnyaBunga Rawa bisa saja menjadi hilang. "Dia tuh sebetulnya kena bau keringat juga bisa lama kelamaan tidak beradaptasi," ujarnya.Untuk ituia pun meminta kepada pihak-pihak yang berwenang agar melindungi tumbuhan tersebut, karena selain untuk kelestarian lingkungan, juga sangat penting untuk ranah akademik.

"Kalau sudah hilang kaya gitu mungkin tidak ditemukan lagi," kata Joko.

Sebelumnyasebagian lahan di kawasan wisata Rancaupas, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, rusak akibat adanya kegiatan motor trail pada Minggu (5/3). Di lahan tersebut terdapat Bunga Rawa yang juga ikut tergilas oleh ratusan motor itu.

Bupati Bandung Dadang Supriatna pun mengecam atas adanya kegiatan yang merusak lingkungan tersebut. Di samping ituPolresta Bandung pun telah menyelidiki kasus itu guna mencari pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan lahan di Rancaupas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.