Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guatemala Pulangkan Ratusan Anak di Bawah Umur Terlantar dari Meksiko

📅 Kamis, 09 Mar 2023, 11:09 WIB | Oleh:
Guatemala Pulangkan Ratusan Anak di Bawah Umur Terlantar dari Meksiko Doc: Reuters
Ket. Anak di bawah umur tanpa pendamping dari Guatemala berjalan di landasan setelah tiba dengan penerbangan deportasi dari Meksiko, di markas Angkatan Udara Guatemala (FAG) di Bandara Internasional La Aurora, di Guatemala City, Guatemala 8 Maret 2023

Pemerintah Guatemala memulangkan lebih dari 100 anak dan remaja tanpa pendamping yang ditemukan di sebuah truk peti kemas di Meksiko. Ini menjadi proses pemulangan anak di bawah umur tanpa pendamping terbesar yang pernah terjadi di negara Amerika Tengah itu.

Kantor imigrasi Guatemala pekan ini mengatakan pesawat ke Guatemala City membawa pulang 106 anak berusia 12 sampai 17 tahun yang bepergian tanpa didampingi keluarga.

"Kami sangat prihatin karena kami melihat pemulangan anak-anak dan remaja semakin meningkat," kata seorang pejabat di kantor imigrasi Guatemala, Wanda Aspuac, dikutip dari Reuters, Kamis (9/3).

Wanda menambahkan, mayoritas dari mereka merupakan remaja laki-laki yang hanya berpendidikan sekolah dasar.

Sebelum penemuan terakhir oleh otoritas Meksiko di sebuah truk di Negara Bagian Veracruz, Guatemala sudah memulangkan 430 anak tanpa pendamping antara Januari dan Maret 2023.

Berdasarkan data dari badan penanganan migran AS di perbatasan bagian selatan, sebagian besar anak di bawah umur tanpa pendamping yang tiba di AS dari Amerika Tengah berasal dari Guatemala. Mereka pergi karena alasan kemiskinan.

Di luar kantor imigrasi Guatemala City, seorang warga setempat bernama Rony Saquil mengatakan saudaranya, Oscar (17), berusaha menyusul ayah mereka di Chicago karena frustrasi dengan buruknya pendidikan di kampung mereka. Menurutnya, Oscar kemungkinan besar akan mencoba pergi ke AS lagi dalam waktu dekat.

"Tidak ada yang bisa membantu kami untuk maju, sekolah jaraknya tiga jam jalan kaki," ucapnya.

Sementara Glendi (17), remaja perempuan dengan delapan saudara, juga berusaha mencari masa depan yang lebih baik daripada bertahan di kampung, di mana ia hanya bisa mendapatkan pendidikan dasar.

Glendi berharap bisa tinggal bersama saudara perempuannya yang sudah lebih dulu berada di AS dan membantu adik-adiknya.

"Hidup dalam kemiskinan membuatnya bertekad untuk menempuh jalan ini," kata Rutilia Bin Ich, bibi Glendi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Kemenkes: 3 Juta Orang Terp...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.