Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menjauhnya Bulan dari Bumi Menambah Waktu dalam Sehari

📅 Rabu, 08 Mar 2023, 06:10 WIB | Oleh:
Menjauhnya Bulan dari Bumi Menambah Waktu dalam Sehari Doc: Istimewa

Miliaran tahun yang lalu rata-rata dalam satu hari di Bumi hanya berlangsung kurang dari 13 jam saja. Panjang hari semakin bertambah karena semakin jauhnya jarak Bulan dengan Bumi akibat pasang surut lautan.

Sepanjang sejarah manusia, kehadiran Bulan tidak pernah terpisahkan. Tarikan gravitasinya yang lembut mengatur ritme pasang surut. Sementara cahaya pucatnya menyinari pernikahan banyak spesies nokturnal.

Seluruh peradaban telah mengatur kalender mereka berdasarkan peredaran Bulan itu dengan beberapa pertambahan dan pengurangan. Sementara itu beberapa hewan seperti kumbang kotoran menggunakan pantulan sinar Matahari dari permukaan Bulan untuk membantu mereka bernavigasi.

Lebih penting lagi, Bulan mungkin telah membantu menciptakan kondisi yang memungkinkan kehidupan di planet. Menurut beberapa teori, kemungkinan Bulan telah membantu memulai kehidupan di Bumi sejak awal. Orbit eksentriknya di sekitar planet diperkirakan juga berperan dalam beberapa sistem cuaca penting yang mendominasi kehidupan saat ini.

Saat Bulan melakukan astro balet yang sangat seimbang di sekitar Bumi berputar-putar tetapi tidak pernah berputar. Itulah sebabnya manusia di Bumi tidak pernah melihat satu sisi Bulan secara bertahap menjauh dari planet dalam proses yang dikenal sebagai "resesi Bulan".

Dengan menembakkan laser dari reflektor yang ditempatkan di permukaan Bulan oleh para astronot dari misi Apollo, para ilmuwan baru-baru ini dapat mengukur dengan sangat akurat seberapa cepat Bulan mundur.

Mereka telah memastikan bahwa Bulan bergerak menjauh dengan kecepatan 1,5 inci atau 3,8 sentimeter setiap tahun. Pergerakan tersebut berarti hari-hari di Bumi akan menjadi sedikit lebih lama dari yang ada saat ini.

"Ini semua tentang pasang surut," kata David Waltham, seorang profesor geofisika di Royal Holloway, University of London, yang mempelajari hubungan antara Bulan dan Bumi kepadaBBC. "Hambatan pasang surut di Bumi memperlambat rotasinya dan Bulan memperoleh energi itu sebagai momentum sudut," imbuh dia.

Pada dasarnya, saat Bumi berputar, gravitasi Bulan yang mengorbit di atas menarik lautan untuk menciptakan pasang naik dan surut. Pasang surut ini sebenarnya adalah "tonjolan" air yang memanjang dalam bentuk elips baik menuju maupun menjauhi gravitasi Bulan.

Tetapi Bumi berputar pada porosnya jauh lebih cepat daripada orbit Bulan, Hal ini berarti gesekan dari cekungan samudra yang bergerak di bawahnya juga bertindak untuk menyeret air bersamanya. Ini berarti tonjolan bergerak sedikit di depan Bulan dalam orbitnya, yang mencoba menariknya ke belakang.

Ini secara perlahan menyedot energi dari rotasi planet Bumi, yang berdampak pada perlambatan putaran sementara Bulan dalam memperoleh energi. Hal ini menyebabkannya bergerak ke orbit yang lebih tinggi.

Pengereman bertahap pada putaran planet ini berarti panjang rata-rata hari Bumi telah meningkat sekitar 1,09 milidetik (md) per abad sejak akhir 1600-an, menurut analisis terbaru. Perkiraan lain menyebutkan angkanya sedikit lebih tinggi, yaitu 1,78 md per abad dengan menggambar pengamatan gerhana yang lebih kuno.

Meskipun tidak tampak tidak kentara namun hal ini telah berlangsung selama selama Bumi 4,5 miliar tahun sejarah bumi. Sehingga jika dalam waktu itu pergerakan Bulan menjauh dari Bumi jika diakumulasi angkanya akan terlihat cukup besar.

Bergerak Menjauh

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Posko Siaga PLN Istana Waki...
Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.