Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Klarifikasi Ketua Umum Ikabaya dan Mantan Ketua Umum Himapalas: Berita Skandal Himapalas dan Ketua Umum Ikabaya Tidak Benar

📅 Senin, 06 Mar 2023, 22:59 WIB | Oleh:
Klarifikasi Ketua Umum Ikabaya  dan Mantan Ketua Umum Himapalas: Berita Skandal Himapalas dan Ketua Umum Ikabaya Tidak Benar Doc: istimewa
Ket. Ketua Umum Ikabaya Najib Syaiful

JAKARTA - Ketua Umum Ikabaya Najib Syaiful mengklarifikasi berita mengenai isi berita Koran Jakarta tertangggal 20 Februari 2023, pukul 16.31 WIB dengan topik berita "Dari Demo Tipuan hingga Korupsi, Skandal Himapalas dan Ketua Ikabaya Viral di Media Sosial".

Najib mengatakan maka Pengurus Ikabaya Jakarta dan Sekitarnya menjelaskan, menyikapi sekaligus mengklarifikasi isi berita tersebut sebagai berikut.

"Pada tanggal 19 Pebruari 2023, akun Facebook atas nama Sutan Ali Harahap membuat berita dengan judul "Agen Perubahan atau Kucluk Penguasa??" serta disebarluaskan ke berbagai pihak seperti lingkungan Pemerintah Kab. Padang Lawas (Bupati, Plt Bupati, DPRD, Partai Politik dan diberbagai Grup WA) serta diteruskan kepada Gubernur Sumut, Kemendagri dan lain lain)," kata Najib pada keterangan tertulis, diterima Koran Jakarta, Sabtu (4/3).

Najib menyatakan pada tanggal 20 Pebruari 2023, pukul 16.31 WIB isi berita yang sama dinaikkan ke Koran Jakarta dengan topik berita berbeda yaitu "Dari Demo Tipuan hingga Korupsi, Skandal Himapalas dan Ketua Ikabaya Viral di Media Sosial" dimuat dalam berita Koran Jakarta.

"Menanggapi berita tersebut, Ikabaya Jakarta dan Sekitarnya telah mengadakan rapat pengurus pada tanggal 22 Februari 2023 dan memberikan sikap bahwa berita Najib terpilih sebagai ketua Ikabaya karena mengundang massa bayaran non Palas adalah tidak benar," tutur Najib.

Menurut Najib, berdasarkan fakta-fakta dalam Pemilihan Ketua Ikabaya tahun 2018, pemilihan ketua merupakan rangkaian acara Halal bi Halal tahun 2018. Dalam pelaksanaannya dibentuk Panitia Pelaksana Pemilihan Ketua yang diawasi oleh Dewan Hatobangon (Penasehat).

"Masyarakat asal Kabupaten Palas yang berdomisili di Jabodetabek saling kenal satu dengan yang lainnya, tidak mugkin terjadi pengerahan massa bayaran non Palas," tutur Ihsan Hasibuan, Sekretaris Ikabaya yang pada saat itu menjadi Sekretaris Panitia Pemilihan Ketua Ikabaya.

Dikatakan Najib, Berita Acara Panitia Pelaksana Pemilihan Ketua Nomor: 01/Pan.PKUI/IKABAYA/V/2018, tanggal 1 Juli 2018 tentang Hasil Pemilihan ditandatangani oleh Panitia dan Dewan Hatobangon.

Dan Surat Keputusan Dewan Hatobangon No. 01/SK/DH-IKBY/2018, 1 Juli 2018 tentang Penetapan Ketua Umum Periode 2018-2020 sekaligus Pelantikan merupakan fakta yg tdk terbantahkan bahwa pemilihan ketua Ikabaya tdk bermasalah .

"Bahwa berita tersebut tidak valid dan bernuansa fitnah yang berpotensi memecah belah Ikatan Keluarga Hayuara Barumun Raya (IKABAYA) dan merusak hubungan baik yang sudah terjalin selama ini dengan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas,"

Selain itu, kata Najib, berita tersebut mencoreng nama baik dan merugikan Ikabaya Jakarta dan Sekitarnya.

"Bahwa pada tanggal 22 Pebruari 2023, Pengurus Ikabaya telah menyurati Dewan Hatobangon untuk memberikan nasehat dan arahan atas upaya upaya yang akan dilakukan oleh Pengurus," sambung Najib.

Najib juga meminta kepada Pimpinan Redaksi Koran Jakarta agar memuat berita kalifikasi, hak jawab dari Pengurus Ikabaya dan Dewan Hatobangon.

Menyebarnya berita ini turut menjadi perhatian Dewan Penasehat Ikabaya atau yang disebut dengan Dewan Hatobangon Ikabaya, Dalam rapat yang dilaksanakan pada Jumat, 24 Februari 2023 di Pancoran dan dihadiri oleh Koordinator Dewan Hatobangon H. Saparuddin Hasibuan, SH., MH, Mayjend (Purn) Syaiful Dahler Hasibuan, Ir. Djangga Lubis, Ichran Effendi Siregar, SH., MH, Effendi Nasution, Dr. Ongku Parmonangan Hasibuan dan Dr. M. Zainuddin Daulay, para Dewan Hatobangon Ikabaya merasa prihatin terhadap berita yang beredar tersebut karena dapat merusak kekeluargaan yang sudah terjalin lama di Ikabaya. Karena itu, Dewan Hatobangon sepakat untuk mencaritahu pelaku penyebar informasi yang mencoreng nama Ikabaya tersebut untuk diberi nasehat dan sanksi etik agar ada efek jera.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.