Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mulyadi Jayabaya Berbelasungkawa dengan Meninggalnya 5 Warga Lebak di Kebakaran Depo Pertamina

📅 Minggu, 05 Mar 2023, 19:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mulyadi Jayabaya Berbelasungkawa dengan Meninggalnya 5 Warga Lebak di Kebakaran Depo Pertamina Doc: istimewa
Ket. Tokoh nasional asal Banten H Mulyadi Jayabaya (baju putih) bersama Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia

LEBAK - Tokoh masyarakat Provinsi Banten H Mulyadi Jayabaya turut prihatin dan menyampaikan ucapan belasungkawa atas musibah kebakaran depo Bahan Bakar Minyak (BBM) milik Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara, Jumat (3/3) malam.

Apalagi dari 17 orang korban yang meninggal dunia tersebut, lima orang di antaranya berasal dari Kabupaten Lebak, dan banyak lagi korban luka bakar yang berasal dari daerah lain di Banten.

"Saya turut prihatin dan mengucapkan belasungkawa yang sedalam -dalamnya atas musibah kebakaran yang melanda depo Pertamina Plumpang. Apalagi ada 5 orang warga Kabupaten Lebak yang meninggal dunia dan beberapa orang lainnya mengalami luka bakar," ujar Mulyadi Jayabaya yang juga tokoh nasional dan wakil ketua umum Kadin Indonesia ini kepada Koran Jakarta, Sabtu (4/3/2023).

Jayabaya juga turut mendokan kepada korban yang mengalami luka bakar agar segera cepat sembuh, sementara kepada korban yang meninggal dunia, amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT, dan kepada keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi cobaan tersebut.

"Kepada korban yang meninggal dunia agar iman Islamnya diterima oleh Allah SWT dan korban luka untuk segera cepat sembuh," ujar pria yang akrab disapa JB ini.

Sementara Kepala Kantor Penghubung Pemprov Banten Ika Sri Erika menjelaskan, dari 17 orang korban tewas akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang, 5 orang di antaranya dipastikan berasal dari Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. "Yang sudah terdata ada 5 orang korban tewas berasal dari Kabupaten Lebak, semuanya dari Kecamatan Muncang," ungkapnya.

Ika menjelaskan, masih ada 8 orang lainnya di rumah sakit Koja yang belum teridentifikasi. "Kami bersama BPBD terus melakukan pendataan dan menunggu hasil identifikasi dari rumah sakit," terang Ika Sri Erika, Kepala Kantor Penghubung pemprov Banten di DKI Jakarta kepada Koran Jakarta, Sabtu (4/3).

Berikut nama dan alamat warga asal Banten yang menjadi korban kebakaran depo milik Pertamina di Plumpang.

Korban meninggal dunia di rumah sakit Polri Kramatjati.

  1. Sumiati umur 71 tahun asal Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak
  2. Rea umur 13 tahun asal kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak
  3. Aco umur 3 tahun asal Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak
  4. Herry umur 31 tahun asal Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak
  5. Taris asal Kabupaten Lebak

Sementara korban luka bakar yang berasal dari Banten di rumah sakit Yarsi dan rumah sakit Koja yang sudah terdata ada 3 orang, yakni Ido usia 33 tahun yang mengalami luka bakar hingga 70 persen, Yati Suliati asal warga Anyer, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, dan Yudi Fitri Yana bin Udi Sikabudin asal Anyer, Kecamatan Cinangka,Kabupaten Serang. Sedangkan 8 orang lainnya yang ada di rumah sakit Koja belum teridentifikasi.(*)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.