Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengembang Energi Denmark Bangun PLTS 65 MW di Lithuania

📅 Minggu, 03 Sep 2023, 13:11 WIB | Oleh:
Pengembang Energi Denmark Bangun PLTS 65 MW di Lithuania Doc: Istimewa

Pengembang energi terbarukan asal Denmark, European Energy pada Jumat (25/8) mempresentasikan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 65 MW di Lithuania yang akan menjadi pembangkit listrik tenaga surya terbesar di Baltik apabila telah selesai dibangun.

Dilansir dari Renewables Now, fasilitas ini rencananya akan dibangun di kotamadya Anyksciai di mana European Energy memulai pembangunan pembangkit listrik tenaga angin berkapasitas 50 MW pada tahun 2021.

Proyek tenaga surya ini membayangkan pemasangan lebih dari 140 ribu modul PV pada pelacak di area seluas lebih dari 120 hektar. Total outputnya selama satu tahun diperkirakan sekitar 90 ribu MWh.

Pembangkit listrik tenaga surya Anyksciai diperkirakan akan selesai dibangun pada kuartal terakhir tahun ini.

Hingga saat ini, European Energy telah menginvestasikan lebih dari 460 juta Euro atau setara 496,3 juta dolar AS dalam pengembangan energi terbarukan di Lithuania. Perusahaan ini juga berencana untuk menghabiskan total lebih dari 1,6 miliar Euro untuk proyek-proyek tenaga angin dan surya lokal dengan kapasitas gabungan lebih dari 1,6 GW.

Perusahaan ini juga memiliki proyek-proyek tenaga surya di Jonava dan Skuodas yang akan selesai pada tahun 2026. Selain itu, perusahaan ini juga memiliki pengembangan Power-to-X senilai 250 juta Euro di negara tersebut.

Pembangkit listrik tenaga surya, atau lebih dikenal sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), adalah fasilitas yang menggunakan energi matahari untuk menghasilkan listrik. Energi surya diubah menjadi listrik melalui berbagai teknologi, salah satunya adalah sel surya (solar cells) yang mengandung bahan semikonduktor.

Pembangkit listrik tenaga surya merupakan salah satu solusi penting dalam mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil dan mengatasi perubahan iklim. Seiring berjalannya waktu, diharapkan teknologi ini akan semakin maju dan menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat luas.

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menawarkan sejumlah keuntungan yang signifikan, baik dari segi lingkungan, sosial, maupun ekonomi.

Meskipun PLTS memiliki banyak keuntungan, masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti biaya awal yang tinggi, penyimpanan energi, dan keterbatasan teknologi. Namun, dengan perkembangan teknologi dan dukungan pemerintah yang tepat, PLTS menjadi semakin menarik sebagai solusi energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.