Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sulbar Targetkan Stunting Turun 14 Persen

📅 Minggu, 26 Feb 2023, 18:50 WIB | Oleh:
Sulbar Targetkan Stunting Turun 14 Persen Doc: ANTARA/M Faisal Hanapi
Ket. Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengunjungi Sulbar untuk menyerahkan bantuan untuk menurukan jumlah anak penderita stunting di Mamuju, Sabtu (25/2).

MAMUJU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan penurunan stunting hingga 14 persen sesuai harapan pemerintah pusat ada tahun 2024.

Wakil PresidenMa'ruf Amin, Sabtu(25/2) mengunjungi Sulbar untuk menyerahkan bantuanmenurunkan jumlah anak penderita stunting di Mamuju.

Bantuan yang diberikan merupakan pangan kepada ibu dan anak yang menjadi sasaran kegiatan Posyandu dengan harapan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita, terutama kebutuhan protein hewani.

Wapres juga mengunjungi Sulbar dalam rangka menyaksikan penanganan bayi dan balita, ibu hamil dan anak-anak di bawah dua tahun secara medis dalam mencegah stunting.

Wapres meminta kepada pemerintah Sulbar fokus melakukan penanganan stunting agar angkanya dapat turun hingga mencapai target 14 persen.

Menurut dia, koordinasi secara masif serta melakukan sosialisasi ke masyarakat harus dilakukan pemerintah Sulbar sehingga program percepatan penurunan stunting dapat dilaksanakan optimal dan tepat sasaran.

Sulbar merupakan daerah dengan juga penderita stunting masih tinggi diatas nasional sekitar 35 persen.

Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik menyampaikan pemerintah Sulbar akan berupaya maksimal dandan optimis dapat mencapai target penurunan angka stunting di Sulbar hingga 14 persen.

"Koordinasi akan dilakukan pemerintah Sulbar dengan berbagai pihak untuk menurunkan penderita stunting agar mencapai target sekitar 14 persen," katanya.

Mayjen Totok mengatakan jajaran Kodam XIV Hasanuddin Makassar juga akan mendukung penuh program pemerintah Sulbar yang menargetkan penurunan stunting, dengan senantiasa bersinergi dan menjalin kerja sama dengan jajaran Forkopimda daerah agar bergerak bersama menekan angka stunting.

"Kodam XIV Hasanuddin optimis dan siap mendukung penuh program pemerintah menurunkan angka penderita stunting sehingga target nasional untuk menurunkan angka prevalensi stunting yang diharapkan dapat menjadi 14 persen pada 2024," katanya.

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengunjungi Sulbar untuk menyerahkan bantuan untuk menurukan jumlah anak penderita stunting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.