Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Bima Kota Selidiki Pria Tewas Hanyut di Pantai Pancala

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 15:55 WIB | Oleh:
Polres Bima Kota Selidiki Pria Tewas Hanyut di Pantai Pancala Doc: ANTARA/Dok.Antaranews
Ket. Ilustrasi - Jenazah korban.

MATARAM -- Polres Bima Kota langsung melakukan penyelidikan setelah warga menemukan jenazah seorang pria berinisial IS (43) yang diduga melakukan pencurian kambing ternak, mengambang di perairan Pantai Pancala, Kelurahan Kolo, Kecamatan Asakota, Selasa.

Plh. Kapolres Bima Kota Hariyanto melalui pernyataan tertulis yang diterima di Mataram, Selasa, menyampaikan adanya peristiwa tersebut berdasarkan laporan dari pihak Polsek Asakota.

"Jadi, dilaporkan ada seorang pria yang diduga melakukan tindak pidana pencurian kambing ternak milik warga dan ditemukan meninggal di perairan Pantai Pancala, Kelurahan Kolo, Kecamatan Asakota, pagi tadi," katanya.

Dari hasil identifikasi diketahui identitas jenazah pria tersebut berinisial IS usia 43 tahun, warga Lingkungan Lela, Kecamatan Asakota.

"Jenazah kini disemayamkan di RSUD Bima untuk pemeriksaan lebih lanjut dan menunggu pihak keluarganya," ucap dia.

Dari kronologis yang diterima pihak Polsek Asakota, Hariyanto menjelaskan bahwa kali pertama Bhabinkamtibmas pada Selasa subuh menerima telepon warga Kelurahan Kolo yang kehilangan kambing ternaknya.

"Berdasarkan keterangan, korban melihat terduga pelaku membawa kambing miliknya menggunakan sepeda motor," ujarnya.

Korban kemudian sontak berteriak "maling" dan mendapat respons warga sekitar. Terduga pelaku yang merasa aksinya ketahuan warga, langsung kabur dengan meninggalkan kendaraan dan kambing milik korban.

"Pelaku melarikan diri ke arah pantai dan dikejar warga, sepeda motornya ditinggalkan sekitar 100 meter dari rumah korban," kata dia.

Kendaraan yang ditinggalkan terduga pelaku dikabarkan dibakar warga di pinggir jalan. Ada sebagian warga lagi yang terus mengejar terduga pelaku ke arah pantai.

"Warga yang melakukan pengejaran melihat terduga pelaku melompat ke dalam laut dan berenang ke tengah," ujarnya.

Warga pun sempat membujuk agar pelaku kembali ke darat, namun yang bersangkutan menolak dan justru menyelam untuk menghindari pandangan warga

Sekitar satu jam kemudian, pelaku dikabarkan tidak lagi terlihat berada di permukaan laut dan diduga tenggelam karena kelelahan.

"Warga terus melakukan pencarian di sepanjang bibir pantai hingga ke Dermaga Pancala dan pada pukul 06.30 Wita, warga menemukan terduga pelaku dalam kondisi mengambang sekitar 30 meter dari dermaga," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.