Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasca-gempa, Turki Mulai Bangun 1,5 Juta Tempat Tinggal

📅 Minggu, 26 Feb 2023, 08:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasca-gempa, Turki Mulai Bangun 1,5 Juta Tempat Tinggal Doc: VOA/AP
Ket. Sebuah bangunan hancur setelah gempa di Samandag, Turki selatan, 22 Februari 2023.

JAKARTA - Turki mulai membangun kembali rumah-rumah yang hancur akibat guncangan gempa bumi berkekuatan 7,8 magnitudo, kata seorang pejabat pemerintah pada Jumat (24/2). Gempa yang meluluhlantakkan Turki dan sebagian Suriah itu telah menelan korban yang melampaui 50.000.

Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat (Disaster and Emergency Management Authority/AFAD) mengumumkan jumlah korban tewas di Turki akibat gempa bumi naik menjadi 44.218 pada Jumat (24/2) malam.

Ditambah dengan jumlah korban tewas di Suriah yang mencapai 5.914, total korban tewas dari kedua negara menanjak di atas 50.000 orang.

Presiden Tayyip Erdogan, yang akan maju dalam pemilihan presiden beberapa bulan mendatang, berjanji untuk membangun kembali rumah-rumah yang hancur dalam waktu satu tahun. Namun para ahli mengatakan pihak berwenang harus mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan pembangunan. Beberapa bangunan yang seharusnya bisa menahan getaran gempa, hancur akibat gempa bumi baru-baru ini.

"Untuk beberapa proyek, tender dan kontrak telah dilakukan. Prosesnya berjalan sangat cepat," kata pejabat yang berbicara tanpa menyebut nama. Ia menambahkan tidak akan ada kompromi terkait keselamatan bangunan.

Setengah Juta Rumah Baru

Pemerintahan Erdogan sedang diterpa gelombang kritik atas tanggapannya terhadap bangunan yang luluh lantak. Warga Turki mengatakan hal itu sebagai akibat dari tidak adanya kontrol kualitas konstruksi selama ini.

Pemerintah Turki berencana membangun 200.000 apartemen dan 70.000 rumah desa pada tahap awal dengan biaya setidaknya $15 miliar, katanya. Bank Amerika Serikat, JPMorgan, memperkirakan pembangunan kembali rumah dan infrastruktur akan menelan biaya $25 miliar atau sekitar Rp382 triliun.

Badan pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UNDP, memperkirakan 1,5 juta orang kehilangan tempat tinggal akibat kerusakan yang ditimbulkan gempa, dan dibutuhkan setidaknya 500.000 rumah baru.

UNDP telah meminta $113,5 juta dari dana $1 miliar yang diajukan PBB pada minggu lalu. Dana tersebut akan difokuskan pada pembersihan tumpukan puing.

UNDP memperkirakan bahwa bencana tersebut menghasilkan antara 116 juta hingga 210 juta ton puing, jauh lebih besar dibandingkan dengan 13 juta ton puing setelah gempa bumi di barat laut Turki pada 1999.

Turki juga mengeluarkan peraturan baru di mana perusahaan dan badan amal dapat membangun rumah dan tempat kerja untuk disumbangkan ke kementerian urbanisasi bagi orang yang membutuhkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.