Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemda Diminta Lebih Cepat Keluarkan Perizinan

📅 Jumat, 24 Feb 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pemda Diminta Lebih Cepat Keluarkan Perizinan Doc: ANTARA/HAFIDZ MUBARAK A
Ket. PRESIDEN TINJAU LOKASI PEMBANGUNAN KOMPLEKS RUMAH MENTERI DI IKN I Presiden Joko Widodo didampingi Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono (kedua dari kanan), Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajo (kanan), dan PUPR Basuki Hadimuljono meninjau lokasi pembangunan kompleks rumah menteri di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (23/2). Sebanyak 36 rumah menteri dibangun di kawasan IKN Nusantara dengan target pembangunan selesai pada 2024.

» Izin penyelenggaraan acara seni dan olahraga harus dipercepat untuk memacu belanja.

» Zaman digital seperti ini harusnya selesai dalam hitungan jam, jangan berbulan- bulan.

JAKARTA - Pemerintah daerah (pemda) diminta mempercepat proses pengurusan izin investasi di wilayah mereka agar semakin menarik minat pemilik modal untuk berinvestasi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada rapat kerja nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2023 di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (23/2), meminta urusan perizinan investasi dapat diselesaikan dalam hitungan jam, tidak lagi berbulan-bulan seperti yang masih terjadi saat ini.

"Cek kembali mengenai kemudahan perizinan, karena kita dalam praktiknya masih lama, masih berada di angka 260- an hari. Hitungannya itu harusnya kalau yang namanya izin, zaman digital seperti ini harusnya jam, jangan berbulan-bulan," tegas Presiden.

Apalagi, semua negara menurut Jokowi berebut investasi. "Sekarang ini yang paling penting satu, bagaimana investasi itu masuk. Dan semua negara memperebutkan yang namanya investasi," kata Jokowi.

Kepala Negara pun meminta para gubernur mengecek kembali kemudahan perizinan di wilayah masing-masing. Kalau bisa dipermudah dan dipercepat.

"Paling lambat itu ya (hitungan) hari lah, kalau bisa jam. Bagaimana digitalisasi di perizinan itu semua provinsi, kabupaten, dan kota itu ada," jelas Presiden.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga meminta pemda mempermudah dan mempercepat perizinan penyelenggaraan acara seni dan olahraga, seperti konser musik, untuk mendorong belanja masyarakat.

"Saya ketemu gubernur, wakil gubernur, dan sekretaris daerah untuk izin-izin masalah ini, jangan ada yang dihambat, karena menyangkut belanja masyarakat. Enggak apa-apa digunakan untuk nonton konser, nonton sepak bola, biarkan spending masyarakat," kata Presiden.

Kepala Negara memperkirakan setidaknya ada 3.000 acara seni dan olahraga yang digelar pada tahun ini, seiring dicabutnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Penyelenggaraan acara tersebut menjadi kesempatan bagi masing-masing daerah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui belanja masyarakat.

Jumlah tabungan masyarakat di bank, papar Presiden, mencapai 690 triliun rupiah. Dana tersebut tidak dibelanjakan karena masyarakat masih mengendalikan pengeluaran, terutama saat PPKM masih diberlakukan.

"Problemnya setelah saya ketemu event organizer (EO), kecepatan kita memberi izin sangat kurang. Dua hari sebelum hari H, izin baru keluar. Tiga hari sebelum hari H, izin baru keluar," kata Jokowi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.