India, Tiongkok, Iran Abstain di Sidang Umum PBB Soal Ukraina
📅 Jumat, 24 Feb 2023, 10:04 WIB | Oleh: Lili LestariSekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan pada sesi khusus darurat Majelis Umum yang dilanjutkan pada hari Rabu bahwa invasi Rusia ke Ukraina adalah "penghinaan terhadap hati nurani kolektif kita" dan mengatakan "waktu yang tepat" untuk mundur dari jurang.
"Tanda satu tahun invasi Rusia ke Ukraina merupakan tonggak sejarah yang suram - bagi rakyat Ukraina dan masyarakat internasional.Invasi itu merupakan penghinaan terhadap hati nurani kolektif kita.Itu adalah pelanggaran terhadap Piagam PBB dan hukum internasional," kata Guterres seraya menambahkan bahwa invasi tersebut memiliki konsekuensi kemanusiaan dan hak asasi manusia yang dramatis.
Dalam pesan yang kuat, Guterres mengatakan perang mengipasi ketidakstabilan regional dan memicu ketegangan dan perpecahan global sambil mengalihkan perhatian dan sumber daya dari krisis lain dan menekan masalah global.
"Sementara itu, kami telah mendengar ancaman tersirat untuk menggunakan senjata nuklir.Apa yang disebut penggunaan taktis senjata nuklir sama sekali tidak dapat diterima.Ini adalah waktu yang tepat untuk mundur dari jurang," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!