Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Butet Sebut Indonesia Langka Punya Presiden Peduli Kebudayaan

📅 Jumat, 24 Feb 2023, 02:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Butet Sebut Indonesia Langka Punya Presiden Peduli Kebudayaan Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Seniman serba bisa Butet Kartaredjasa (dua dari kiri), bersama Pemilik Semarang Gallery Chris Dharmawan (tengah), dan sejumlah seniman, saat pembukaan pameran lukisan bertajuk "Seni Agawe Santosa", di Semarang Gallery, Semarang, Kamis (23/2/2023).

Semarang - Seniman serba bisa Butet Kartaredjasa menyebut bangsa Indonesia langka memiliki presiden atau kepala negara yang peduli terhadap kebudayaan, seperti Soekarno dan Joko Widodo.

"Kepala negara kita yang pertama, Bung Karno. Itu jelas terbukti orang yang peduli kebudayaan, beliau kolektor lukisan," kata Butet, di Semarang, Kamis malam.

Hal tersebut disampaikan Butet, dalam sambutannya pada pembukaan pameran lukisan bertajuk "Seni Agawe Santosa" di Semarang Gallery, Semarang.

"Kedua. Yang hari ini peduli pada kebudayaan, namanya Jokowi. Dia mengatakan kebudayaan adalah genetika bangsa ini. Riil dia mengatakan seperti itu," ujarnya.

Menurut dia, pemimpin yang memiliki perhatian dan kepedulian terhadap kebudayaan sangat penting karena budaya sebagai asas dan akar pertumbuhan bangsa ke depan.

"Langka kita bisa punya pemimpin seperti itu. Itu sebabnya, saya sangat mengapresiasi ketika sendi-sendi kehidupan berbangsa ini, elemen apapun memberikan dukungan penuh," katanya.

Melalui seni dan budaya, Butet juga berharap bisa membawa suasana yang tenteram dan damai meski sebentar lagi bangsa Indonesia akan merayakan pesta demokrasi.

"Saya yakin seni juga mempunyai kekuatan yang menyejukkan dalam situasi kehidupan kita," pungkas putra koreografer dan pelukis Indonesia Bagong Kussudiardjo tersebut.

Ia juga memamerkan karya lukisannya pada pameran tersebut, bersama deretan pelukis besar lainnya, seperti Djoko Pekik, Kartika Affandi, Putu Sutawijaya, dan Nasirun.

Lukisan berjudul "Wirid Nusantara" adalah karya Butet yang ditampilkan, berupa tulisan deretan kata "nusantara" dengan beragam ukuran yang menyambung dan melingkar.

Namun, tidak semua seniman yang memamerkan lukisan berlatar belakang perupa, seperti Ong Hari Wahyu yang lebih dikenal di dunia perfilman atau Agus Noor yang punya nama besar sebagai sastrawan.

Tak ketinggalan, lukisan karya ulama yang juga guru bangsa KH Ahmad Mustofa Bisri yang akrab disapa Gus Mus juga ditampilkan pada pameran tersebut, dengan judul "Walisongo".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

28 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

34 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Warga Akan Lebih Sehat Bila Tinggal di Rumah yang Layak Huni

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Akan Lebih Sehat Bila...

ASN Yang Segera Memasuki Masa Pensiun Perlu Persiapan

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Briket dari Ampas Kopi Karya Dosen UTU Diakui Negara, Kemenkum Terbitkan Sertifikat Paten,

Briket dari Ampas Kopi Karya Dosen UTU Diakui Negara, Kemenkum Terbitkan Sertifikat Paten,

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.