Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspadai Flu Burung Usai Covid-19 Diatasi

📅 Kamis, 16 Feb 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Waspadai Flu Burung Usai Covid-19 Diatasi Doc: Sumber: Covid19.go.id

JAKARTA - Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Tjandra Yoga Aditama, mengingatkan flu burung H5N1 berpotensi menjadi salah satu penyebab pandemi di masa depan. Hal ini harus diantisipasi setelah wabah Covid-19 bisa diatasi.

"Saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) masih berpendapat bahwa risiko penularan flu burung ke manusia masihlah rendah, tetapi tentu kita harus tetap waspada," kata Tjandra Yoga Aditama dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu (15/2).

Seperti dikutip dari Antara, Tjandra yang juga mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara meyakini bahwa sesudah Covid-19 maka pasti akan ada pandemi lanjutan. "Kami hanya belum tahu kapan akan terjadi dan penyakit apa yang jadi pemicunya," katanya.

Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit serta Kepala Balitbangkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) itu menyampaikan sejumlah tahapan yang perlu dilakukan untuk merespons hal tersebut.

"Hanya ada kasus sporadik atau klaster kecil di masyarakat. Lalu berikutnya akan berubah menjadi penularan di masyarakat yang berkelanjutan, sehingga terjadi wabah di komunitas lokal," katanya.

Tjandra memperkirakan, saat ini terdapat tiga jenis penyakit yang berpotensi memicu pandemi lanjutan di dunia, di antaranya zoonosis yang bersumber dari binatang, berbagai jenis influenza, dan penyakit X.

Ia mengatakan flu burung memang berasal dari binatang atau unggas, serta berjenis infuenza. Walaupun belum menyerang manusia, kata Tjandra, tetapi sekarang flu burung sudah mulai menyerang bukan saja unggas, tetapi juga binatang menyusui.

"Jadi, kini sudah terjadi mutasi, dan kalau mutasi terus berkelanjutan maka tentu mungkin saja menular ke manusia, yang tentu sangat tidak kami harapkan," ujarnya.

Pada Rabu (8/2), Badan Kesehatan Dunia menerbitkan peringatan atas insiden penularan virus flu burung ke satwa mamalia.

Masih Rendah

Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan flu burung telah menginfeksi hewan cerpelai, berang-berang, hingga singa laut. WHO menyatakan risiko penularan H5N1 terhadap manusia masih rendah, sejak penyakit itu kali pertama muncul pada 1996.

"Jika keadaan terus tidak terkendali dan penyakit menular luas hingga dua wilayah regional WHO maka dapat dideklarasikan sebagai keadaan Public Health Emergency of International Concern - PHEIC, sesuai aturan dalam International Health Regulation (IHR). Kalau tidak terkendali akan dapat saja menjadi pandemi," ujar Tjandra.

Tjandra mengemukakan tujuh langkah antisipasi yang perlu dilakukan sejak saat ini, yaitu membangun koordinasi antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pertanian di pusat dan daerah, khusus untuk antisipasi H5N1.

Tjandra mengimbau masyarakat agar sebaiknya tidak menyentuh hewan yang sakit atau mati karena sebab tidak jelas. Sebaiknya segera melaporkannya ke otoritas kesehatan hewan dan puskesmas setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.