Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Asuransi Kesehatan Dipotong, Para Lansia Turun ke Jalan di Tiongkok

📅 Kamis, 16 Feb 2023, 15:53 WIB | Oleh:
Asuransi Kesehatan Dipotong, Para Lansia Turun ke Jalan di Tiongkok Doc: BBC/Reuters/Social Media
Ket. Kerumunan lansia di jalanan di Wuhan, Tiongkok memprotes pemotongan biaya pengobatan pada saat biaya kesehatan melonjak.

JAKARTA - Kerumunan lansia pensiunan turun ke jalan pada Rabu (15/2) untuk kedua kalinya di Wuhan dan Dalian di timur laut.Putaran kedua unjuk rasa tersebut digelar beberapa minggu sebelum Kongres Rakyat Nasional tahunan.

Dilansir BBC, aksi protes pertama kali terjadi di Wuhan pada 8 Februari setelah otoritas provinsi mengatakan akan memotong biaya pengobatan yang dapat diklaim kembali oleh pensiunan dari pemerintah.

Cuplikan di media sosial menunjukkan para pengunjuk rasa yang sebagian besar telah lanjut usia yang mengatakan pemotongan ini terjadi pada saat biaya perawatan kesehatan melonjak.

Meskipun masalah asuransi kesehatan semacam itu ditangani di tingkat provinsi, protes telah menyebar ke berbagai bagian negara yang tampaknya merupakan keyakinan baru akan kekuatan demonstrasi di Tiongkok.

Pada akhir tahun lalu, ribuan pemuda Tiongkok mengambil bagian dalam protes yang akhirnya memaksa pemerintah untuk membatalkan langkah-langkah ketat nol-Covid, orang-orang lelah dengan tes massal dan lockdown yang tiba-tiba dan menyeluruh yang telah menghancurkan perekonomian.

Tetapi perubahan kebijakan yang tiba-tiba menempatkan sistem medis Tiongkok di bawah tekanan yang sangat besar, karena virus corona dengan cepat menyebar ke seluruh negeri. Kondisi itu menyebabkan jumlah kematian yang tidak diketahui dan laporan BBC tampaknya menunjukkan bahwa sebagian besar dari mereka yang meninggal adalah lansia.

Perubahan tunjangan kesehatan bagi pensiunan, yang oleh para pejabat digambarkan sebagai reformasi, terjadi tepat ketika Tiongkok bangkit dari gelombang Covid.

Rencana itu telah dijual sebagai sarana untuk menukar level penggantian untuk meningkatkan cakupan agar mencakup lebih banyak wilayah.Namun rencana tersebut menimbulkan kritik di media sosial bahwa pejabat Tiongkok mencoba untuk mendapatkan kembali sejumlah besar uang yang dihabiskan untuk pengujian Covid wajib dan langkah-langkah pandemi lainnya.

Pejabat di Wuhan dan Dalian mengatakan mereka tidak mengetahui tentang aksi protes terbaru dan, karenanya, tidak dapat memberikan komentar.Demikian pula dengan pihak kepolisian.

Radio Free Asia melaporkan, pensiunan pekerja besi dan baja merupakan bagian yang signifikan dari kelompok protes di Wuhan.

Penggunaan tautan jejaring sosial dapat membantu menjelaskan bagaimana pertemuan-pertemuan ini dikoordinasikan di negara yang sulit mengorganisir perbedaan pendapat terhadap pemerintah dalam bentuk apa pun dan dapat berujung pada hukuman berat, termasuk hukuman penjara.

Klip video yang dibagikan di media sosial menunjukkan, pengunjuk rasa lansia menyanyikan lagu komunis global, 'Internationale'.Dulu, lagu ini digunakan sebagai sarana untuk menunjukkan bahwa para demonstran tidak menentang pemerintah atau Partai Komunis, tetapi hanya ingin keluhan mereka diselesaikan.

Seorang penjaga toko yang menyaksikan protes Rabu ini di Wuhan mengatakan kepada BBC bahwa polisi di kedua sisi jalan terdekat telah memblokir akses ke daerah itu untuk mencegah lebih banyak orang bergabung dengan ratusan demonstran tua yang sudah meneriakkan slogan.

Tiga tahun krisis pandemi diikuti dengan gejolak keluar dari nol-Covid telah menimbulkan ketidakpuasan publik yang cukup besar atas kebijakan kesehatan Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.