Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mayoritas Anak Muda Indonesia Pilih Jadi Pebisnis dan Investor

📅 Rabu, 15 Feb 2023, 17:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mayoritas Anak Muda Indonesia Pilih Jadi Pebisnis dan Investor Doc: Antara
Ket. Ilustrasi generasi milenial (iStockphoto).

JAKARTA - Mayoritas anak muda Indonesia memilih menjadi pebisnis dan investor di tengah berlangsungnya fenomena bonus demografi.

Demikian menurut hasil survei KOLABORASI.COM pada 10 Januari hingga 9 Februari 2023.

"Sebanyak 58,3 persen responden memilih menjadi pengusaha atau pebisnis sebagai profesi untuk memperoleh penghasilan dan penghidupan," kata Manajer Riset KOLABORASI.COM Sahli Hamzah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (15/2).

Sementara itu pilihan menjadi investor memperoleh atensi responden pada angka 16,3 persen, pegawai negeri sipil (PNS) dan badan usaha milik negara (BUMN) sebanyak 13,5 persen, guru atau dosen mencapai 7,3 persen, serta pegawai swasta sebanyak 4,8 persen.

Sementara itu untuk pengembangan diri, mayoritas responden menginginkan ada asupan informasi dan literasi dalam hal berbisnis sebanyak 36,3 persen, teknologi sebanyak 24 persen, investasi sekitar 20,4 persen, pemasaran digital mencapai 14 persen, dan desain grafis berkisar 5,3 persen.

"Pekerjaan rumah bersama saat ini ialah bagaimana melakukan pemerataan akses informasi, literasi, serta kesempatan berusaha dan berkarya kepada anak muda hingga ke daerah karena mereka sudah menyadari menjadi bagian dari bonus demografi," tutur Sahli.

Selain pemilihan cara memperoleh penghasilan dan penghidupan, hasil survei juga menunjukkan ada kesadaran responden yang merupakan anak muda mengenai pentingnya peningkatan kemampuan baik hard skill maupun soft skill demi menunjang pilihannya sebagai pebisnis dalam berkompetisi.

Mayoritas responden meyakini bahwa dengan dominannya penduduk usia produktif dapat membawa Indonesia untuk mampu bersaing dalam bidang ekonomi, pendidikan serta budaya dan olahraga dengan negara lain di dunia. Itu menunjukkan adanya optimisme dari anak muda terkait potensi dari fenomena bonus demografi.

"Meski kita juga tidak dapat menutup mata bahwa fenomena ini juga memiliki tantangan dari sisi gizi buruk (stunting), kesadaran akan kesehatan, disorientasi budaya, lingkungan, ketahanan pangan, keamanan dan polarisasi yang terjadi akibat dinamika politik di masyarakat," ujarnya.

Responden yang dipilih berasal dari penduduk usia produktif pada 20-39 tahun di tujuh kota besar, mulai dari Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Medan, Makassar, dan Yogyakarta.

Dari total jumlah populasi usia produktif di tujuh kota itu, didapati sekitar 400 orang sampel dengan tingkat confidence level di angka 95 persen dan margin of error sekitar 5 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

56 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...

Remake 'The Blair Witch Project' Dijadwalkan Rilis Tahun 2027

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.