Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sukses Olah Sampah Jadi Listrik, Surabaya Jadi Kota Percontohan

📅 Sabtu, 11 Feb 2023, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sukses Olah Sampah Jadi Listrik, Surabaya Jadi Kota Percontohan Doc: ANTARA/Diskominfo Surabaya
Ket. Direktur Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3, Kementerian LHK, Yulia Suryanti (tengah) saat mengunjungi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Benowo, Kota Surabaya pada Jumat (10/2/2023).

SURABAYA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI menyebut bahwa Surabaya, Jawa Timur sebagai kota percontohan pengolahan sampah jadi energi listrik.

"Apalagi kami ada program di tahun ini yaitu Zero Waste, Zero Emission Indonesia. Sehingga ini bisa menjadi kota percontohan daerah lainnya," kata Direktur Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3, Kementerian LHK, Yulia Suryanti dalam keterangan tertulis di Surabaya, Sabtu (11/2).

Pernyataan itu juga disampaikan saat kunjungannya ke instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Benowo, Surabaya pada Jumat (10/2), dalam rangka memperingati Hari Peringatan Sampah Nasional (HPSN).

Ia menjelaskan pihaknya menjelaskan alasan memilih Surabaya sebagai salah satu kota rujukan di HPSN 2023.

"Karena Surabaya adalah kota pertama yang berhasil memberikan bukti nyata, dalam pengelolaan sampah menjadi energi listrik," kata YuliaSuryanti.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Benowo Surabaya ini sudah beroperasi sejak tahun 2001. Saat itu, volume sampah yang masuk dan bisa diolah di TPA seluas 37,4 hektare ini mencapai 1.600 ton per hari.

"Tapi karena pemkot ingin melakukan pengolahan secara efektif, maka peran serta masyarakat kita tingkatkan dengan 3R (reduce, reuse, dan recycle). Melalui cara ini, ternyata dapat mengurangi sampah yang masuk ke TPA Benowo sampai 20 persen," katanya.

Namun begitu, pihaknya masih ingin lebih efektif lagi dalam mengatasi masalah manajemen pengelolaan sampah. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya bekerjasama dengan PT. Sumber Organik. Hasil kerja sama ini pun akhirnya menghasilkan energi listrik 11 megawatt. Dengan rincian, 2 megawatt melalui metode Landfill Gas Power Plant dan 9 megawatt dariGasification Power Plant.

"Dan itu semua sudah bisa beroperasi mulai hari ini. Dan dengan beroperasi PSEL ini, kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu Tri Rismaharini, karena beliau yang membimbing dan terus berjuang tanpa mengenal lelah, sehingga ini bisa berdiri dan bisa beroperasi hari ini," katanya.

Instalasi PSEL Benowo ini dapat mengalirkan listrik kepada sekitar 5.885 rumah tangga dengan daya masing-masing 1.300 VA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.