Joki di Dunia Pendidikan Marak, Integritas Akademik Mahasiswa Terancam
📅 Selasa, 07 Feb 2023, 13:46 WIB | Oleh: Tim PenulisYang Bisa Dilakukan Perguruan Tinggi
Terlepas dari kompleksitas membasmi kecurangan berbasis joki, ada cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi prevalensinya.
Pelanggaran akademik harus diregulasi dengan jelas di level universitas, ditambah dengan layanan konseling mahasiswa yang dapat diandalkan, agar mereka bisa mengkomunikasikan berbagai kegelisahan akademik ketimbang mencari bantuan eksternal. Institusi juga bisa membuat suatu sistem laporan pelanggaran (whistleblowing system) untuk mengidentifikasi kejadian kecurangan.
Terakhir, penting bagi lingkungan pendidikan tinggi Indonesia untuk mempertimbangkan lebih banyak metrik pengukuran capaian mahasiswa, dan mengeksplorasi beragam metode yang bisa mengevaluasi pemahaman mereka terkait suatu topik - misalnya melalui ujian presentasi (oral exam) - serta melatih kemampuan praktis mereka sehingga bisa sukses menjalani kehidupan setelah lulus.![]()
Sebaiknya Anda baca juga:
Haekal Al Asyari, Lecturer, Universitas Gadjah Mada and Ph.D. Cancidate, University of Debrecen dan Felicity Salina, Researcher in Criminal Justice and Human Rights, Universitas Gadjah Mada
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!