Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Joki di Dunia Pendidikan Marak, Integritas Akademik Mahasiswa Terancam

📅 Selasa, 07 Feb 2023, 13:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Joki di Dunia Pendidikan Marak, Integritas Akademik Mahasiswa Terancam Doc: Unsplash/Andreea Pop
Ket. Ilustrasi - Joki atau contract cheating adalah ketika pelajar menyewa pihak ketiga untuk menyelesaikan tugas akademik mereka.

Haekal Al Asyari, University of Debrecen dan Felicity Salina, Universitas Gadjah Mada

Jika kamu adalah seorang mahasiswa dan menghabiskan banyak waktu di internet, kemungkinan besar kamu pernah menjumpai akun atau situs yang menawarkan jasa berbayar untuk mengerjakan tugas kuliah.

Beberapa dari layanan tersebut merupakan bisnis yang tertata, sementara beberapa lainnya adalah operasi perorangan. Apapun bentuknya, jasa "joki" atau yang dikenal secara global sebagai "contract cheating" - istilah yang diperkenalkan dalam studi tahun 2006 dari peneliti Inggris, Thomas Lancaster dan Robert Clarke - adalah ketika pelajar menyewa pihak ketiga untuk menyelesaikan tugas akademik mereka.

Layanan-layanan ini menawarkan keahlian dalam meriset, menulis, atau bahkan jasa teknis seperti membuat perangkat lunak, dan bekerja sesuai permintaan sang pelajar yang membayar. Bisnis-bisnis ini bisa menuai ratusan ribu hingga jutaan rupiah sekali transaksi.

Data terkait layanan joki di Indonesia maupun seberapa sering mahasiswa mengandalkan mereka, masih sangat terbatas. Tapi, untuk memberikan sedikit konteks global, suatu riset tahun 2018 dari Swansea University di Inggris mengungkap bahwa sekitar 15% mahasiswa di seluruh dunia pernah menyewa seseorang untuk menyelesaikan setidaknya salah satu tugas mereka.

Di Indonesia, ada kenaikan dalam prevalensi ketidakjujuran akademik oleh mahasiswa. Hal ini pun terlihat dari melejitnya luaran riset dan literatur yang membahas pentingnya menjaga integritas pelajar di lingkup pendidikan.

Ini terutama sangat tampak dalam lingkungan pendidikan tinggi yang menjadi tempat mahasiswa menjalani pembekalan untuk masuk ke lapangan kerja. Mereka pun diharapkan untuk mulai memiliki rasa tanggung jawab layaknya orang dewasa.

Bahkan, beberapa peluang bisnis yang paling menjanjikan bagi penyedia jasa joki tak hanya meliputi ujian masuk untuk perguruan tinggi negeri atau tugas saat kuliah, tapi juga proses rekrutmen bersama di instansi pemerintah setelah mahasiswa lulus. Saking ketatnya kompetisi masuk ke instansi-instansi tersebut, beberapa orang memilih mencari bantuan pihak ketiga. Pada awal tahun ini, misalnya, muncul laporan tentang penggunaan joki dalam proses rekrutmen bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Mengapa Joki Marak

Industri joki ada untuk memenuhi kebutuhan para pelajar.

Banyak dari bisnis tersebut memanfaatkan mahasiswa yang kehilangan kepercayaan diri untuk meraih nilai tinggi dalam mata kuliah tertentu. Ini bisa semakin diperparah oleh ekspektasi atau bahkan tekanan dari teman sejawat atau keluarga. Beberapa penyedia jasa lainnya bisa juga melayani klien yang kehilangan gairah untuk memenuhi standar akademik, atau tengah berkutat dengan tanggung jawab di luar sekolah seperti pekerjaan paruh-waktu yang telah menyita waktu dan tenaga mereka.

Ada juga aspek psikologis yang berperan. Para joki kerap mengiklankan jasa mereka dengan dalih "layanan pendukung" atau dengan memakai strategi pemasaran yang menjanjikan mahasiswa lebih banyak waktu untuk bersenang-senang karena beban akademik mereka menjadi berkurang.

Pada esensinya, mereka berupaya memanipulasi mahasiswa untuk menginternalisasi bahwa bertindak curang itu hal yang lumrah. Pasar jasa joki yang terus berkembang juga seolah menciptakan kesan di antara para pelajar bahwa mereka tidaklah berbuat curang, namun sekadar mengikuti tren akademik layaknya teman-teman mereka.

Seperti berbagai bisnis lain, kesukesan komersial dari para penyedia jasa joki bergantung pada kemampuan mereka untuk menawarkan beragam jenis layanan serta memenuhi kebutuhan spesifik para klien. Bahkan, iklan joki sangat mudah kita temui lintas media sosial maupun platform belanja daring (e-commerce).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

42 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.