Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebijakan Moneter Ketat Terus Berlanjut, The Fed Naikkan Suku Bunga Pertama di 2023

📅 Jumat, 03 Feb 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Kebijakan Moneter Ketat Terus Berlanjut, The Fed Naikkan Suku Bunga Pertama di 2023 Doc: ISTIMEWA
Ket. Gedung Dewan Federal Reserve di Constitution Avenue di Washington, Amerika Serikat.

WASHINGTON - Federal Reserve (the Fed) Amerika Serikat (AS), pada Rabu (1/2), memberlakukan kenaikan suku bunga pertamanya di 2023. Bank sentral itu menaikkan suku bunga sebesar seperempat poin persentase.

Kenaikan ini menjadi kali kedelapan the Fed menaikkan suku bunga sejak memulai pengetatan kebijakan moneter pada Maret tahun lalu. "Inflasi sedikit mereda, tetapi tetap tinggi," kata the Fed dalam sebuah rilis pers.

Seperti dikutip dari Antara, demi meredam inflasi terburuk dalam empat dekade, the Fed menerapkan serangkaian kenaikan suku bunga paling agresif dalam beberapa tahun terakhir.

Tahun lalu, bank sentral AS itu menerapkan empat kenaikan suku bunga sebesar 75 basis poin, demikian Xinhua.

Sebelumnya, the Fed terus menjanjikan "peningkatan berkelanjutan" dalam biaya pinjaman sebagai bagian dari pertempuran yang masih belum terselesaikan melawan inflasi.

"Inflasi agak mereda, tetapi tetap tinggi," kata bank sentral AS dalam sebuah pernyataan yang menandai pengakuan eksplisit atas kemajuan yang dibuat dalam menurunkan laju kenaikan harga dari level tertinggi 40 tahun yang dicapai tahun lalu.

"Perang Russia di Ukraina, misalnya, masih dipandang menambah ketidakpastian global yang meningkat," kata the Fed.

Tetapi, para pembuat kebijakan menghilangkan bahasa pernyataan sebelumnya yang mengutip perang serta pandemi Covid-19 sebagai kontributor langsung kenaikan harga-harga dan menghilangkan penyebutan krisis kesehatan global untuk pertama kalinya sejak Maret 2020.

The Fed mengatakan ekonomi AS menikmati "pertumbuhan moderat" dan perolehan pekerjaan yang "kuat", dengan pembuat kebijakan masih "sangat memperhatikan risiko inflasi".

"Komite (Pasar Terbuka Federal) mengantisipasi peningkatan berkelanjutan dalam kisaran target suku bunga akan sesuai untuk mencapai sikap kebijakan moneter yang cukup ketat untuk mengembalikan inflasi menjadi 2,0 persen dari waktu ke waktu," kata Fed.

Menekan Inflasi

Ketua Fed, Jerome Powell, menyia-nyiakan sedikit waktu untuk menekankan bahwa kemajuan inflasi baru-baru ini -meski "memuaskan" -masih belum cukup untuk menandakan diakhirinya kenaikan suku bunga.

"Kami akan membutuhkan lebih banyak bukti bahwa inflasi sedang surut untuk yakin bahwa itu bergerak kembali ke target," kata Powell pada konferensi pers setelah akhir pertemuan kebijakan dua hari.

Powell mengatakan dia yakin ada jalan kembali ke target inflasi 2,0 persen tanpa penurunan ekonomi yang signifikan, dan bank sentral mungkin hanya "beberapa kenaikan suku bunga lagi" dari tingkat yang dianggap cukup membatasi untuk membawa inflasi turun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

30 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.