Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Laga-laga sengit memperebutkan tiket empat besar

📅 Rabu, 01 Feb 2023, 23:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Laga-laga sengit memperebutkan tiket empat besar Doc: antara

Kompetisi bola voli PLN Mobile Proliga 2023 putaran kedua bakal menyajikan laga-laga sengit pada tim putra dan putri untuk memperebutkan tiket empat besar.

Wakil Direktur Proliga Reginald Nelwan kepada wartawan di Gresik, Jawa Timur, Rabu, mengatakan bahwa delapan tim di kelompok putra dan enam tim di bagian putri memiliki kesempatan sama untuk lolos ke babak empat besar.

"Persaingan masih sengit. Putaran kedua ini menjadi kesempatan bagi semua tim untuk memastikan tiket empat besar," katanya usai jumpa pers jelang seri pertama putaran kedua Proliga 2023 di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, 2-5 Februari mendatang.

Dari jadwal yang dirilis panitia proliga, setelah menuntaskan seri pertama putaran kedua di Gresik, persaingan akan berlanjut pada seri kedua di GOR Ken Arok Malang pada 9-12 Februari dan seri ketiga atau terakhir di GOR UNY Yogyakarta pada 16-19 Februari.

Hingga menuntaskan putaran pertama, di kelompok putri ada Jakarta Pertamina Fastron yang memimpin klasemen dengan poin 13, disusul juara bertahan Bandung Bank BJB Tandamata (12), Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (7), Jakarta BIN (7), Jakarta Popsivo Polwan (4), dan Jakarta Elektrik PLN (2).

Sementara di bagian putra, Jakarta Bhayangkara Presisi memuncaki klasemen dengan poin 17, diikuti juara bertahan Jakarta Lavani Allo Bank (17), Jakarta STIN BIN (16), Surabaya BIN Samator (10), Jakarta BNI 46 (10), Palembang Bank Sumselbabel (6), Jakarta Pertamina Pertamax (5), dan Kudus Sukun Badak (3).

"Ada beberapa tim yang melakukan perombakan pemain menjelang putaran kedua, terutama mengganti pemain asing. Seperti Jakarta Elektrik PLN, Jakarta BIN, Jakarta Pertamina Pertamax, dan Sukun Badak. Ini tentu membuat peta persaingan makin sengit," ujar Regi.

Ia menyebut putaran pertama yang berlangsung di Bandung, Purwokerto dan Palembang telah berlangsung sukses, termasuk dari sisi jumlah penonton, kendati ada sejumlah protes dari tim mengenai kepemimpinan wasit.

Regi menambahkan penyelenggara Proliga baru akan menggunakan teknologi video assistant referee (VAR) mulai babak empat besar untuk membantu wasit dalam mengambil keputusan yang lebih tepat dan meminimalkan protes dari pemain atau pelatih.

"Untuk putaran kedua ini mudah-mudahan kepemimpinan wasit bisa lebih baik. Memang laju bola sangat cepat dan sangat mungkin wasit atau hakim garis salah mengambil keputusan. Nanti mulai final four akan dibantu pakai VAR," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Pelatih Gresik Petrokimia Ayub Hidayat mengatakan timnya tidak melakukan perombakan komposisi pemain, tetap memakai Bohdana Anisova (Ukraina) dan Julieta Lazcano (Argentina) untuk menyerang pertahanan lawan.

"Kami cukup puas dengan penampilan kedua pemain itu, meskipun selama putaran pertama belum terlalu maksimal. Mudah-mudahan dengan latihan intensif selama jeda kompetisi, permainan mereka dengan pemain lokal makin padu," katanya.

Mengenai peluang lolos empat besar, Ayub Hidayat mengatakan sangat optimistis. "Tapi, anak-anak harus fokus dan jangan lengah pada setiap pertandingan," imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.