Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bagaimana Kayu Bisa Jadi Sumber Baterai Kendaraan Listrik Masa Depan

📅 Selasa, 31 Jan 2023, 20:22 WIB | Oleh:

"Sifat utama yang Anda inginkan dalam struktur parkir suatu material ini adalah ia dapat dengan mudah mengambil ion litium atau natrium dan melepaskannya, dan tidak hancur berantakan," imbuh dia.

Ketika baterai digunakan untuk menyalakan suatu mesin seperti mobil listrik, ion-ion bergerak kembali ke katoda setelah melepaskan elektron - elektron bergerak melalui kabel di sirkuit listrik, memindahkan energi ke kendaraan.

Grafit, kata Pestana, adalah bahan yang "spektakuler" karena bekerja dengan sangat baik sebagai anoda yang memungkinkan terjadinya reaksi semacam itu. Beberapa alternatif, termasuk struktur karbon yang diturunkan dari lignin, masih perlu menunjukkan kalau mereka siap untuk pekerjaan itu.

Namun, ada banyak perusahaan yang mengeksplorasi potensi lignin dalam pengembangan baterai, seperti Bright Day Graphene di Swedia, yang membuat grafin - formasi karbon lainnya - dari lignin.

Lehtonen memuji keunggulan bahan anoda karbon perusahaannya, yang diberi nama Lignode. Dia tidak mau mengungkap bagaimana tepatnya Stora Enso mengubah lignin menjadi struktur karbon keras, atau apa tepatnya struktur itu, namun mengatakan proses tersebut melibatkan pemanasan lignin - tetapi suhunya tidak setinggi yang diperlukan untuk produksi grafit sintetik.

Salah satu fitur penting dari struktur karbon yang dihasilkan adalah "amorf", atau tidak beraturan, kata Lehtonen: "Ini sebenarnya memungkinkan lebih banyak mobilitas ion masuk dan keluar."

Stora Enso mengklaim bahwa ini akan membantu mereka membuat baterai lithium ion atau sodium ion yang dapat diisi ulang hanya dalam waktu delapan menit. Pengisian cepat adalah tujuan utama pengembang baterai kendaraan listrik.

Penelitian terpisah terhadap anoda karbon yang diturunkan dari lignin, oleh Magda Titirici dan rekan di Imperial College London, Inggris, menunjukkan bahwa adalah mungkin untuk membuat lapisan konduktif yang mengandung struktur karbon yang rumit dan tidak beraturan dengan banyak retak yang kaya oksigen.

Retak-retak ini tampaknya meningkatkan reaktivitas anoda dengan ion yang dipindahkan dari katoda dalam baterai ion natrium, kata Titirici, yang akibatnya mempersingkat waktu pengisian: "Lapisan konduktif ini sangat bagus untuk baterai".

Wyatt Tenhaeff, di University of Rochester di New York State, juga telah membuat anoda turunan lignin di laboratorium. Lignin "sangat keren", kata dia, karena merupakan produk sampingan yang punya banyak kegunaan.

Dalam percobaan, dia dan rekan-rekannya menemukan bahwa mereka dapat menggunakan lignin untuk membuat anoda dengan struktur mandiri, yang tidak memerlukan lem atau pengumpul arus yang terbuat dari tembaga - komponen umum dalam baterai lithium ion. Meskipun cara ini dapat mengurangi ongkos anoda karbon yang terbuat dari lignin, dia skeptis bahwa mereka dapat bersaing secara komersial dengan anoda grafit.

"Saya pikir ini tidak akan memberi perubahan yang cukup besar dalam hal biaya atau kinerja, untuk menggantikan grafit yang sudah banyak dipakai," katanya.

Ada juga persoalan keberlanjutan. Chelsea Baldino, seorang peneliti di International Council on Clean Transportation, mengatakan bahwa selama lignin yang digunakan untuk produksi anoda diekstraksi sebagai produk sampingan dari proses pembuatan kertas, pohon tambahan tidak akan ditebang untuk membuat baterai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.