Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Arkeolog Temukan Mumi Mesir Berusia 2.300 Tahun Dikubur dengan Lidah dan Hati Emas

📅 Senin, 30 Jan 2023, 19:29 WIB | Oleh:
Arkeolog Temukan Mumi Mesir Berusia 2.300 Tahun Dikubur dengan Lidah dan Hati Emas Doc: BBC/SN SALEEM, SA SEDDIK, M EL-HALWAGY

CAIRO - Tubuh remaja itu, yang diperkirakan meninggal dunia pada usia 14 atau 15 tahun, pertama kali ditemukan pada 1916. Namun, jenazahnya disimpan selama lebih dari satu abad bersama dengan ribuan mumi lain dalam gudang Museum Mesir di Kairo.

Saat itu, tubuh si 'anak emas' belum sempat diteliti oleh para ahli. Hingga suatu saat sebuah tim yang dipimpin Dr Sahar Saleem dari Universitas Kairo memutuskan untuk meneliti mumi tersebut menggunakan pemindaian computerized tomography (CT scan)

Hasil rontgen menunjukkan jenazah itu mengandung 49 jimat dengan 21 tipe berbeda, banyak di antaranya terbuat dari emas. Oleh karena itu, mumi tersebut mendapat sebutan "anak emas", kata Dr Saleem dalam artikel yang terbit dalam jurnal ilmiah bertajuk Frontiers in Medicine.

Karena penemuan ini, mumi itu dipindahkan ke suatu ruangan di Museum Mesir untuk ditampilkan kepada khalayak umum.

Harta Karun Tersembunyi

Lewat hasil pemindaian, dapat dipastikan bahwa remaja pria 'emas' yang dimumifikasi itu berasal dari kalangan orang kaya, karena ia memiliki susunan gigi dan tulang sehat tanpa ada tanda-tanda gizi buruk atau penyakit.

Tak hanya itu, jenazahnya juga dikuburkan dengan proses mumifikasi kualitas tinggi, yang mencakup pencabutan otak dan organ dalam lainnya.

Foto-foto hasil pemindaian menunjukkan di bawah perban-perban yang melapisi tubuh remaja pria terdapat benda sepanjang dua jari yang letaknya di samping alat kelaminnya yang tidak disunat.

Jenazah pria juga memiliki lidah berlapis emas di dalam mulutnya dan jimat emas berbentuk kumbang scarab di bawah toraks.

Dr Saleem mengatakan orang Mesir kuno meletakan jimat pada jenazah-jenazah dengan tujuan melindungi dan memberikan gairah kepada mereka di dunia akhirat.

"Lidah emas yang ada di dalam mulut diharapkan dapat menjamin mendiang memiliki kemampuan berbicara di alam baka," kata Dr Saleem.

Tangkapan layar juga menunjukkan tubuh pemuda itu mengenakan sandal dan karangan bunga pakis.

Mumi yang diperkirakan meninggal pada akhir Dinasti Ptolemaik, ditemukan di Kota Edfu, Mesir pada 1916. Penemuan itu terjadi enam tahun sebelum arkeolog asal Inggris bernama Howard Carter menemukan makan Tutankhamun di Lembah Para Raja alias Valley of the Kings.

Jenazah sang 'anak emas' dilindungi oleh dua sarkofagus: di luarnya terdapat tulisan dalam bahasa Yunani sementara bagian dalamnya terbuat dari kayu. Mumi itu mengenakan topeng emas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

55 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.